Inilah 7 Fakta Terbaru Gempa Lombok, 344 Kali Gempa Susulan hingga Pencuri Merajalela

Kamis (9/8/2018) terjadi lagi gempa susulan di Lombok, Nusa Tenggara Barat bermagnitudo 6,2 yang membuat panik warga.

Inilah 7 Fakta Terbaru Gempa Lombok, 344 Kali Gempa Susulan hingga Pencuri Merajalela
KOMPAS.com/Karnia Septia
Warga berlarian ke tenda pengungsian di Lapangan Perum Grand Kodya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, saat gempa kembali mengguncang Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/8/2018). Gempa kali ini bermagnitudo 6.2. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kamis (9/8/2018) siang ini, terjadi lagi gempa susulan di Lombok, Nusa Tenggara Barat bermagnitudo 6,2 yang membuat panik warga.

 Gempa susulan terjadi ratusan kali pasca gempa pada Minggu (5/8/2018).

BMKG mencatat gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. 

Selain gempa susulan, keresahan juga melanda para pengungsi akibat ulah pencuri yang mengincar harta benda di rumah mereka.

Baca: Gempa Lombok - Catatan BMKG Terjadi Gempa di Lombok Dengan Jumlah Mengejutkan

Proses penyisiran warga dan evakuasi korban terus dilakukan di sejumlah titik di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Berikut sejumlah informasi terbaru terkait bencana gempa bumi di Lombok,NTB, Kamis (9/8/2018).

1. BMKG: Hingga Kamis pagi, terjadi 344 kali gempa susulan

Lokasi gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018) pukul 22.50 WIB.
 

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Mataram, Lombok, Kamis, mengatakan, telah terjadi 344 kali gempa. 17 kali di antaranya, bisa dirasakan manusia.

Ia menjelaskan, gempa yang dapat dirasakan manusia jika memiliki kekuatan atau magnitudo 3,0 ke atas.

Sedangkan di bawah besaran tersebut hanya bisa dirasakan alat sensor dan beberapa hewan, seperti dilansir dari Antara.

Baca: Gempa Lombok: Keluarga Zohri Histeris Saat Jenazah Bibi Ditemukan

Halaman
1234
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help