News Analysis

Ferry Liando Sebut Jokowi Butuh Dukungan Ulama

Pengamat Politik Sulawesi Utara Ferry Liando mengamati ada empat kepentingan Joko Widodo (Jokowi)

Ferry Liando Sebut Jokowi Butuh Dukungan Ulama
ISTIMEWA
Ferry Liando 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengamat Politik Sulawesi Utara Ferry Liando mengamati ada empat kepentingan Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai calon wakilnya di Pemilihan Umum 2019 mendatang.

Alasan pertama, Dosen Universitas Sam Ratulangi ini menilai Jokowi menjaga soliditas koalisi parpol.

Sebab jika Jokowi memilih cawapres dari salah satu parpol koalisi kemungkinan besar bangunan koalisi akan guncang.

"Ada faktor kecemburuan dari parpol lain yang kadernya tidak terpilih. Dan kecemburuan itu berpotensi keluarnya beberapa parpol dari koalisi," katanya, Kamis (09/08/2018).

Kedua, Jokowi mempertimbangkan popularitas dan elektabilitas figur untuk mendongkrak popularitasnya.

"Amin berasal dari ulama dan Jokowi butuh dukungan ulama," ujarnya.

 Ketiga Jokowi memilih Amin agar jika mereka terpilih maka pemerintahnya aman tanpa gangguan dari wakil presiden.

Kemungkinan pertimbangan itu sehingga Mahfud MD tidak dipilih.

Sebab Mahfud punya kemampuan sempurna di tiga bidang pemerintahan yaitu di legislatif, elesuktif dan yudikatif.

Keunggulan pengalaman Mahfud itu bisa saja mengalahkan pengalaman Jokowi sehingga akan terjadi proses persaingan dalam merumuskan program pemerintahan atau dalam pengambilan keputusan lainnya.

"Dibanding Pak Maruf yang pengalaman pemerintahan masih sangat terbatas sehingga tidak mungkin menyaingi Jokowi," ujarnya.

Keempat, Amin bukan seorang politisi apalagi ketua parpol sehingga tidak dikhawatirkan akan menggangu kebijakan Jokowi yang membutuhkan dukungan di parlemen.

"Pak Amin tidak punya power politik di DPR sehingga tidak dikhawatirkan mengganggu Jokowi dalam menjalankan pemerintahan. Jokowi meniru gaya SBY yang memilih Budiono sebagai cawapres agar mudah dikendalikan," jelas Liando. 

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved