Dampak Cuaca Buruk, Harga Ikan di Siau Melonjak Tinggi

Dampak cuaca buruk gelombang tinggi yang masih terus terjadi di perairan Sitaro, Sulawesi Utara, dan sekitarnya, membuat harga ikan naik cukup tinggi.

Dampak Cuaca Buruk, Harga Ikan di Siau Melonjak Tinggi
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Suasana di Pasar Tradisional Siau, Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (09/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Dampak cuaca buruk gelombang tinggi yang masih terus terjadi di perairan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), dan sekitarnya, membuat harga ikan naik cukup tinggi.

Seperti terpantau di Pasar Tradisional Siau, Sitaro, Sulut, Kamis (09/08/2018).

Harga ikan naik 100 persen.

Untuk harga ikan jenis tongkol yang berukuran sedang yang biasanya dijual Rp 5.000 per ekor, saat ini dijual dengan harga Rp 12.000 per ekor.

Sedangkan untuk harga ikan jenis cakalang, untuk ukuran sepuluh kilogram (kg) biasanya dijual dengan harga Rp 120 ribu, kini jadi Rp 250.000 per 10 kg.

Greis, penjual ikan mengatakan, meningkatnya harga ikan membuat penjual kehilangan separuh penghasilan dari jualan ikan.

"Biasanya untuk keuntungan dari jualan per satu ember ada seratus ribu rupiah, sementara saat ini hanya lima puluh ribu rupiah," kata Greis.

Akibat cuaca buruk tersebut, mereka sangat khawatir stok ikan akan sangat berkurang.

"Jika stok ikan ini terus berkurang, maka kami sangat khawatir stok ikan dari nelayan akan sangat terbatas," tambahnya.

Sementara itu, sejumlah pembeli juga sangat kesulitan dengan harga ikan yang mulai tinggi tersebut.

"Sebagai pembeli sangat merasa kesulitan dengan harga yang mulai tinggi, semoga harga ini tidak lagi terjadi terus-menerus," kata Tamahari, warga Ulu Siau. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help