Prediksi Rupiah: Amunisi Data Domestik, IHSG Terdorong PDB

Kurs rupiah lebih bertenaga melawandollar Amerika Serikat (AS). Data pertumbuhan ekonomi memberi amunisi

Prediksi Rupiah: Amunisi Data Domestik, IHSG Terdorong PDB
tribunnews
Mata uang rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kurs rupiah lebih bertenaga melawan dollar Amerika Serikat (AS). Data pertumbuhan ekonomi memberi amunisi bagi mata uang garuda.

Di pasar spot, kemarin (6/8), rupiah menguat 0,14% menjadi Rp 14.478 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia mencatat rupiah menguat 0,15% ke Rp 14.481 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengatakan, penguatan rupiah terutama disokong sentimen internal.

Pertumbuhan ekonomi luartal II-2018 mencapai 5,27% , naik dibandingkan kuartal pertama, 5,06%. Itu pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak 2015.

Dini memprediksi, hari ini (7/8), rupiah masih cukup tangguh. Terutama jika belum ada kebijakan terbaru terkait perang dagang antara China dan AS. Saat ini, keduanya masih sebatas saling mengancam.

Menurut Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri, hari ini, data cadangan devisa akan dirilis. "Jika hasilnya membaik, rupiah masih bisa menguat," katanya.

Prediksi Reny, rupiah akan bergerak menguat di kisaran Rp 14.430-Rp 14.495 per dollar AS. Dini juga meramal rupiah berpotensi menguat direntang Rp 14.410-Rp 14.540 per dollar AS.

Pergerakan IHSG
Pergerakan IHSG (kontan)

Proyeksi IHSG: Terdorong Data PDB

Mengawali pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,56% ke level 6.101,13. Dana asing pun kembali mengalir ke bursa saham dengan total net buy Rp 360,06 miliar.

Dennies Christoper, analis Artha Sekuritas Indonesia mengatakan, penguatan IHSG banyak didorong oleh rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang naik di atas ekspektasi menjadi 5.27%, dibandingkan kuartal sebelumnya 5.06%.

"Hal ini mendorong optimisme investor," ujarnya, Senin (6/8). Selain itu investor juga mengantisipasi data cadangan devisa yang akan dirilis.

Muhammad Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas juga bilang, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatannya pada hari ini. Secara teknikal, indikator stochastic dan RSI bergerak ke atas di area overbought.

Sementara itu MACD sudah berada di area positif. Di sisi lain, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham.

Ia memperkirakan, IHSG akan bergerak di kisaran 5.999,25-6.153,48. Dennies juga meramal pergerakan IHSG ada di level support 5.999-6.050 dan resistance 6.127-6.153. (Anna Maria Anggita Risang/Danielisa P/Michelle Clysia)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help