Dispendik Bolsel Siap Rekrut Guru Honorer Daerah

Dinas Pendidikan (Dispendik) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menganggarkan rekrutmen tenaga guru honorer daerah

Dispendik Bolsel Siap Rekrut Guru Honorer Daerah
DOK. TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Seleksi tenaga honorer di Bolsel beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pendidikan (Dispendik) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menganggarkan rekrutmen tenaga guru honorer daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2018

Kata Kepala Dinas (Kadis) Dispendik Rikson Paputungan, Selasa (7/8/2018), semua ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan guru mengingat selama ini masih terjadi kekurangan guru di sejumlah sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

"Insyaallah, setelah APBD-P 2018 jalan kita gelar rekrutmen guru Honda," ujar Rikson, dengan nada pasti.

Kadis membeberkan, nanti pihaknya akan merekrut sekira 28 orang guru Honda melalui tes. Syaratnya harus Warga Negara Indonesia (WNI).

"Harus sarjana pendidikan, dan semua peserta dari luar daerah diberikan kesempatan tapi putra daerah tetap kami prioritaskan," ujarnya.

Kata dia, untuk wilayah prioritas penempatan guru adalah di Kecamatan Pinolosian Timur dan Pinolosian Tengah.

"Paling banyak kurang di pelosok-pelosok tersebut, jadi jika lulus harus siap ditempatkan dimana saja tidak boleh menolak," ujarnya.

Sementara itu Olha Aer, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pidung, mengaku sekolahnya sangat kekurangan tenaga guru. Tidak jarang di kelas digabung saat proses belajar pengajar.

"Terkadang saya sebagai kepala sekolah juga harus turun mengajar agar anak-anak tetap aktif belajar," ujarnya.

Kata dia, karena jumlah siswa belum banyak alias masih sedikit berjumlah 43 orang dari kelas satu sampai enam masih bisa disiasati.

"Agar proses belajar mengajar normal satu guru harus menangani satu kelas tapi kalau toh pun hanya ketambahan dua atau tiga guru kami sudah sangat bersyukur," ujarnya.

Camat Pinolosian Timur Imran Mamonto bahwa sekolah tersebut kekurangan guru.

"Harapannya saat perekrutan guru honor sekolah ini juga diprioritaskan dalam pengisian tenaga pendidik," tandasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help