Sejak 15 Tahun Lalu Yayasan Jembatan Harapan Bersama Bantu Warga Keluar dari Kemiskinan

Pada tahun 2003, belasan orang warga Manly, Australia yang tergabung dalam Bridge of Hope berinisiatif berbuat sesuatu

Sejak 15 Tahun Lalu Yayasan Jembatan Harapan Bersama Bantu Warga Keluar dari Kemiskinan
istimewa
Anggota Bridge of Hope Sydney Cameron Rogers (paling kiri), Anggota Bridge of Hope Sydney Maudie Rindorindo (kedua dari kiri), Walikota Manado Vicky Lumentut (tengah), Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan (kedua dari kanan), dan Ketua Yayasan Jembatan Harapan Bersama Manado, Yonathan Lengkong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lima belas tahun lalu, tepatnya tahun 2003, belasan orang warga Manly, Australia yang tergabung dalam Bridge of Hope berinisiatif berbuat sesuatu untuk mengangkat sekelompok masyarakat dari kemiskinan di Manado, Sulawesi Utara.

Mereka pun berhasil membangun kemitraan dengan sekelompok anggota masyarakat di Manado yang memiliki komitmen yang sama, yaitu Yayasan Jembatan Harapan Bersama. Yayasan Jembatan Harapan Bersama pun memulai sesuatu yang baru dengan pendampingan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Anggota Bridge of Hope Sydney Cameron Rogers (paling kiri), Anggota Bridge of Hope Sydney Maudie Rindorindo (kedua dari kiri), Walikota Manado Vicky Lumentut (tengah), Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan (kedua dari kanan), dan Ketua Yayasan Jembatan Harapan Bersama Manado, Yonathan Lengkong.
Anggota Bridge of Hope Sydney Cameron Rogers (paling kiri), Anggota Bridge of Hope Sydney Maudie Rindorindo (kedua dari kiri), Walikota Manado Vicky Lumentut (tengah), Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan (kedua dari kanan), dan Ketua Yayasan Jembatan Harapan Bersama Manado, Yonathan Lengkong. (istimewa)

Dalam program bersama, Yayasan Jembatan Harapan Bersama dan Bridge of Hope terlebih khusus Sydney Advocacy Group, mereka menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan pengelolaan keuangan dan usaha serta penyaluran dana bergulir. Program pemberdayaan ekonomi ini semata-mata untuk memerangi
Kepedulian kedua kelompok ini dari waktu ke waktu sejak dicanangkan 15 tahun lalu hingga 15 tahun kemudian membuahkan hasil yang menggembirakan.

Perhatian Bridge of Hope terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Manado dan sekitarnya, 15 tahun lalu tidak pernah berubah. Sebanyak 17 anggota dan ketua Sydney Advocacy Group, “Bridge of Hope” berbaur bersama anggota dan pimpinan Yayasan Jembatan Harapan Bersama serta ratusan mitra penerima bantuan, Selasa (10/7) merayakan Hari Ulang Tahun ke-15 berdirinya Yayasan Jembatan Harapan Bersama di Kalasey, Minahasa, Sulawesi Utara.

Salah seorang pendiri Bridge of Hope, Pastor Ian Freestone, mengatakan, pendampingan mereka awalnya kepada para pengungsi dari sejumlah daerah di luar Manado yang mengungsi di Manado akibat adanya konflik di daerah mereka.

Pendampingan tersebut kemudian meluas ke sejumlah anggota masyarakat lainnya di sekitar Manado dan Bitung yang membutuhkan pendampingan. “Sejak berdirinya hingga sekarang, lembaga Bridge of Hope dan Yayasan Jembatan Harapan Bersama telah menolong sekitar 14.000 orang dan mengasistensi 55.000 orang untuk keluar dari kemiskinan,”kata Freestone.

Dikatakan, dana yang disalurkan untuk dana bergulir diperoleh dari gereja-gereja dan lembaga bisnis di Kawasan Manly.

Ketua Sydney Advocacy Group, “Bridge of Hope” Barbara Watt didampingi anggota lainnya Maudie Rindorindo mengatakan, dengan bantuan dana bergulir sekitar Rp. 1 juta, anggota masyarakat yang tergabung dalam kelompok pendampingan Yayasan Jembatan Harapan Bersama dapat memulaikan usaha mereka.

“Mereka dapat memulai usaha mereka dengan membeli perlengkapan usaha yang dibutuhkan,”kata Watt.
Sebelum dana bergulir disalurkan, para mitra penerima bantuan mengikuti pelatihan pengelolaan ekonomi dan usaha serta memberdayakan masyarakat di sekitar mereka.

Wali kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut didampingi Wakil Wali kota Manado Mor Bastiaan mengapresiasi kerjasama yang dilakukan oleh Bridge of Hope, Australia dan Yayasan Jembatan Harapan Bersama Manado, Indonesia. Lumentut berharap kerjasama antar warga, antar lembaga khususnya Manly dan Manado dapat ditingkatkan dalam kerjasama antar pemerintah kota.

Anggota Sydney Advocacy Group Maudie Rindorindo mengatakan, dalam perbincangan dengan Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan baru-baru ini di Manado, pemerintah kota Manado tertarik untuk mengadakan kerjasama antara Manado dan Manly, lebih tepatnya menjadikan keduanya sebagai sister city.

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved