Hubungan Seks Saat Hamil, Amankah Untuk Ibu dan Janin ?

Jangankan hendak berhubungan intim, menghadapi mual, muntah, atau rasa lelah saja sudah enggak tahan.

Hubungan Seks Saat Hamil, Amankah Untuk Ibu dan Janin ?
YOUTUBE
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat hamil, berhubungan seks memang hampir tidak terpikirkan oleh wanita.

Jangankan hendak berhubungan intim, menghadapi mual, muntah, atau rasa lelah saja sudah enggak tahan.

Namun, sebagian wanita lain justru tetap merasakan keinginan untuk bercinta saat hamil.

Di lain pihak, pria juga menghadapi dilema: sebagian khawatir akan melukai bayi atau pasangannya, dan sebagian yang lain menganggap istrinya yang sedang hamil terlihat lebih seksi.

Sebenarnya, aman-tidaknya berhubungan seks selagi hamil tergantung pada kondisi wanita tersebut. "Seks selama kehamilan cukup aman untuk kebanyakan wanita dengan kehamilan berisiko rendah dan tidak susah," ujar Dayna Salasche, MD, profesor bidang obstetri dan ginekologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, dan dokter kandungan di Northwestern Specialists for Women, di Chicago.

Kondisi per trimester
Selama trimester pertama, kebanyakan wanita memang tidak begitu merasakan keinginan untuk bercinta karena mereka masih merasa begitu lelah dan mual.

Namun, pada trimester kedua, "Mereka sudah merasa lebih baik, cairan pelumas juga lebih banyak," papar Monica Foreman MD, dokter kandungan di Montefiore Medical Center di Bronx, NY. Hal ini membuat seks menjadi lebih menarik dan berpotensi lebih memuaskan.

Selain itu, wanita juga masih merasa cukup nyaman selama trimester kedua karena perut mereka belum benar-benar membulat.

Nah, pada trimester ketiga, perut makin membesar dan kelelahan kembali dirasakan sehingga seks tidak lagi begitu dipikirkan.

Tidak benar bahwa janin bisa terluka bila sang ibu melakukan hubungan seks.

“Bayi itu dilindungi dengan baik. Ia berada dalam telur yang dikelilingi bantal sehingga tidak mungkin dapat melukai bayi.

Halaman
123
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help