Ajukan Duplik di Sidang Gugatan, KPU Kantongi Bukti Syahrial Damapolii Mantan Terpidana Korupsi

Lanny Ointu, Komisioner KPU Sulut yang hadir pada sidang menyampaikan sejumlah poin.

Ajukan Duplik di Sidang Gugatan, KPU Kantongi Bukti Syahrial Damapolii Mantan Terpidana Korupsi
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Sidang gugatan sengketa pemilu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - KPU Sulawesi Utara menyampaikan duplik pada sidang gugatan sengketa pemilu yang diajukan Syahrial Damapolii, bakal calon Anggota DPD yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

KPU Sulut merespon replik yang pada sidang sebelumnya disampikan pemohon.

Lanny Ointu, Komisioner KPU Sulut yang hadir pada sidang menyampaikan sejumlah poin.

Satu di antaranya menyangkut kewenangan KPU.

"KPU punya kewenangan menyusul pedoman teknis. Implementasi autwn ini sudah diundangkan PKPU nomor 14 2018 dalam berita negara 2018 nomor 525," kata dia.

Lanny mengatakan, pemohon mempermasalahkan pasal 60 ayat 1 huruf j PKPU 14 tahun 2018.

Bakal calon anggota DPD bukan mantan terpidana bandar narkoba, pelecehan seksual anak dan tindak pidana korupsi.

"Perseorangan peserta pemilu dapat jadi bakal calon setelah memenuhi persyaratan. Bukan mantan terpidana narkoba kejahatan seksual atau korupsi," kata dia.

Lanny mengatakan, bakal Anggota DPD RI Wajib menyertakan dokumen pendaftaran, tapi bukan serta merta mendaftar kemudian langsung menjadi calon, melainkan termohon akan meneliti persyaratan apa memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat.

KPU pun mengantongi bukti Syahrial Damapolii mantan terpidana korupsi.

Pertama Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) memilki keterlibatan kriminal pemberantasan tindak pidana korupsi, yang menerangkan termohon pernah diputus tiga tahun penjara.

Kedua bukti salinan putusan MA.

"Dokumen ini disertakan pemohon, dan Termohon kemudian memberi status TMS (tidak memenuhi syarat)," kata dia. (Tribun Manado/Ryo Noor)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved