Google Rilis Panduan untuk 'Poni' di Smartphone

Smartphone Android dengan desain layar lebar berponi ( notch) semakin marak bermunculan.

Google Rilis Panduan untuk 'Poni' di Smartphone
Ilustrasi ponsel berponi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Smartphone Android dengan desain layar lebar berponi ( notch) semakin marak bermunculan.

Menurut hitungan Google selaku empunya Android, saat ini sudah ada 16 smartphone berponi dari 11 pabrikan OEM. Beberapa di antaranya merupakan perangkat yang kebagian OS Android P beta.

Tampilan aplikasi Android mesti disesuaikan dengan layar perangkat berponi. Apalagi, smartphone macam ini biasanya memiliki layar dengan aspect ratio 18:9 atau lebih, yang tampak lebih memanjang dibanding aspect ratio 16:9 konvensional.

Google pun merilis panduan yang mesti dituruti oleh pabrikan smartphone berponi maupun developer yang ingin membuat aplikasi untuk perangkat yang bersangkutan. Ini diperlukan untuk memastikan kompatibilitas aplikasi dan konsistensi antar perangkat, terutama setelah Android P meluncur nanti.

Salah satu pembatasan yang diterapkan adalah jumlah dan lokasi notch. Pabrikan hanya dibolehkan memasang satu notch di sisi atas atau bawah perangkat atau keduanya. Satu sisi hanya bisa memuat satu notch, lalu sisi kanan dan kiri tidak boleh ditambahi notch.

Beberapa aplikasi bisa diekspansi hingga memenuhi ruang di sisi notch. (Google)
Beberapa aplikasi bisa diekspansi hingga memenuhi ruang di sisi notch. (Google) ()

Di sisi software, secara default, ketika perangkat berada dalam orientasi portrait (vertikal), ukuran status bar akan disesuaikan hingga setinggi ukuran notch di perangkat. Sementara, aplikasi yang berjalan ditampilkan di bawah notch.

Sebaliknya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari 9to5 Google, Kamis (2/8/2018), dalam orientasi landscape (horizontal), secara default diterapkan letterboxing untuk menyamarkan notch sehingga tidak mengganggu konten yang ditampilkan.

Meski demikian, beberapa perangkat yang menjalankan sistem operasi mulai Android 8.1 (APU Level 27) atau lebih awal bisa mendukung "special mode" di mana aplikasi dapat diekspansi hingga turut masuk ke area cutout di sisi-sisi notch. Biasanya mode ini diaktifkan lewat prompt yang muncul ketika aplikasi dijalankan.

Panduan Google Selengkapnya bisa disimak di tautan berikut.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help