Ramai-ramai Mengalap Pangsa Pasar Produk Halal

Jumlah penduduk mayoritas muslim di Tanah Air, tentu tak sekadar menjadi catatan statistik kependudukan.

Ramai-ramai Mengalap Pangsa Pasar Produk Halal
AFP
Kepala Sakit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Jumlah penduduk mayoritas muslim di Tanah Air, tentu tak sekadar menjadi catatan statistik kependudukan. Ada potensi pasar halal yang besar di Indonesia. Makanya, para pelaku bisnis barang konsumsi ramai-ramai mengalap pangsa pasar tersebut.

Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil, mengatakan tren produk halal sejatinya sudah mencuat sejak tahun 2010 silam.

Produk halal kemudian semakin familiar sejak pemerintah menelurkan Undang-undang 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal. Implementasinya dalam bentuk sertifikat halal.

Martina Berto mengaku, tak susah memenuhi sertifikat halal. Tak heran jika saat ini hampir semua pelaku bisnis sudah mengurus sertifikat halal.

Pelaku bisnis lain yakni GarudaFood mengklaim, seluruh produk yang mereka hasilkan sudah memenuhi ketentuan halal. "Produk kami sudah 100% complied (memenuhi aturan) halal bahkan sebelum regulasi halal diwajibkan," ujar Dian Astriana, Head of Communications GarudaFood saat dihubungi KONTAN, Minggu (29/7).

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Direktur PT Kino Indonesia Tbk, Harry Sanusi, mengakui keberadaan sertifikat halal cukup besar mempengaruhi penjualan produk Kino Indonesia. Terutama untuk produk makanan dan minuman.

Sepanjang semester pertama tahun ini, Kino Indonesia membukukan penjualan makanan dan minuman sebesar Rp 884,56 miliar atau sekitar 51,91% terhadap total penjualan sebesar Rp 1,70 triliun.

Kontribusi sisanya berupa penjualan perawatan tubuh Rp 815,11 miliar dan penjualan produk farmasi Rp 4,53 miliar.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan, Indonesia mencuil 12,7% pangsa pasar penduduk muslim dunia. Pada 2016, proyeksi pangsa pasar itu sebesar US$ 2,1 triliun. Nah, pada 2022 nanti pangsa pasarnya bisa mencapai US$ 3 triliun.

PGN Resmi Gugat Petronas Soal Gas Kepodang

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help