Danramil Bintauna Hadiri Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Bolmut

Danramil 1303-15/Bintauna Kapten Inf Edi Sakli bersama forpimka dan puskesmas Kecamatan Bintauna melaksanakan Kampanye Pencanangan Imunisasi MR.

Danramil Bintauna Hadiri Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Bolmut
ISTIMEWA
Foto bersama di sela Kampanye Pencanangan Imunisasi Measles Rubella (MR) di SMPN 1 Bintauna Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Rabu (01/08/2018) kemarin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Danramil 1303-15/Bintauna Kapten Inf Edi Sakli bersama forpimka dan puskesmas Kecamatan Bintauna melaksanakan Kampanye Pencanangan Imunisasi Measles Rubella (MR) di SMPN 1 Bintauna Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Rabu (01/08/2018) kemarin.

Melalui rilis yang diterima Tribunmanado.co.id, Kamis (02/08/2018), kampanye bertajuk 'Mari jo torang sama-sama lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya Campak dan Rubella' itu berlangsung sukses 

Danramil 1303-15/Bintauna Kapten Inf Edi Sakli di sela-sela acara mengemukakan, kegiatan ini merupakan program pemerintah terutama di bidang kesehatan anak anak.

Maksud dan tujuannya melindungi dari kecacatan dan bahkan menyebabkan kematian yang diakibatkan oleh penyakit campak.

“Oleh karena itu, kampanye imunisasi MR ini diharapkan di masa mendatang tidak ada lagi anak di wilayah Kecamatan Bintauna yang menderita penyakit campak sehingga dapat mewujudkan anak sehat, cerdas dan pintar sebagai harapan bangsa,” ujar Danramil Bintauna dalam kegiatan, Rabu (01/08/2018) itu.

Kapuskes Kecamatan Bintauna Fitriani Ponongoa SST mengatakan, kampanye MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal.

Itu upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia sembilan bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

"Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian," ujar Kapuskes Bintauna itu.

Ia menambahkan, Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.

"Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah.” kata Kapuskes Bintauna.

Imunisasi dengan vaksin MR, lanjut dia, adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella.

Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus. 

"Bulan September Imunisasi MR diberikan untuk bayi usia sembilan bulan hingga anak usia tujuh tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas dan sarana pelayanan kesehatan lainnya.” tuturnya.

 “Ayo, lindungi buah hati Anda dari kesakitan, kecacatan, dan kematian karena penyakit Campak dan Rubella. Cegah penyakit Campak dan Rubella dengan imunisasi.” ujar Kapuskes Bintauna.(Tribunmanado.co.id/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved