Trump Bidik Produk Impor China 200 Miliar dengan Tarif 25%

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana membuka pintu negosiasi dengan China. Tapi, tampaknya, niat AS

Trump Bidik Produk Impor China 200 Miliar dengan Tarif 25%
Kompas.tv
Donald Trump 


TRIBUNMANADO.CO.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana membuka pintu negosiasi dengan China. Tapi, tampaknya, niat AS menekan China tak kunjung lebih lunak.

Menurut seorang sumber pada Reuters, pemerintahan Trump berencana menerapkan tarif tinggi yaitu sampai 25% atas US$ 200 miliar produk impor China. Angka ini lebih tinggi dari sebelumnya 10%. 

Pengenaan tarif ini akan berdampak pada ribuan produk yang datang dari Negeri Tirai Bambu, mulai dari bahan kimia, makanan, furnitur, sampai baja dan aluminium.

 
Dia menambahkan, pemerintahan Trump bakal mengumumkan tarif baru ini secepatnya, bahkan mungkin juga Rabu ini (1/8). 

Pengenaan tarif baru ini dijamin memanaskan lagi hubungan dagang antara dua negara terbesar dunia ini.

Pasalnya, Beijing selama ini menunjukkan sikap tak ingin menuruti permintaan AS semudah itu.

Juli lalu, Trump sudah menjatuhkan tarif 25% pada produk impor China senilai US$ 34 miliar.

Beijing membalas dengan tarif tinggi juga atas produk impor dari AS senilai yang sama. 
 

Presiden AS Donald Trump teken anggaran militer
Presiden AS Donald Trump teken anggaran militer (afp)

Trump akan kucurkan US$ 12 miliar 

Trump serius menggencarkan perang dagang. Salah satu upaya AS untuk mengurangi beban dalam negeri adalah lewat bantuan US$ 12 miliar bagi para petani AS yang diumumkan kemarin.

Langkah ini menjadi bantalan politik, terutama di negara bagian rural dan pertanian. Di negara-negara bagian ini, para petani dan wakil rakyat mengkritik kebijakan perang dagang Trump yang menyulitkan ekspor produk pertanian.

Kebijakan Trump makin tertekan menjelang pemilihan kongres pada bulan November. Dalam pidatonya di Kansas City, Trump menegaskan kebijakan tarif dan berjanji bahwa para petani akan menjadi pihak yang diuntungkan. "Bersabarlah," kata Trump.

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help