Satgas Investasi Rilis 20 Entitas Ilegal

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan.

Satgas Investasi Rilis 20 Entitas Ilegal
Garuda Indonesia
Garuda Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali merilis penawaran produk atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi untuk bulan Juli 2018.

Senin (30/12), Satgas Investasi mencatat ada sekitar 20 entitas yang beroptensi merugikan masyarakat mengingat imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing mengatakan, mayoritas dari entitas tersebut merupakan hasil temuan Stagas Waspada Investasi. "Masih didominasi oleh kegiatan multilevel marketing (MLM) dan banyak di luar Jakarta," kata Tongam kepada KONTAN, Senin (30/7).

Memang dari 20 daftar entitas tersebut, 12 entitas bergerak di bisnis MLM. Sisanya terbagi dalam bisnis uang kripto, perdagangan forex serta pengoperasian Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Kegiatan usaha MLM yang dimaksud berbahaya ini memang melakukan sistem rekrutmen atau penawaran keanggotaan tanpa izin resmi dari otoritas perdagangan. "Mereka juga melakukan skema piramida yang selama ini dilarang dalam undang-undang," ujar dia.

Adapun, kegiatan 20 entitas tersebut sudah menjadi perhatian dan pemantauan Satgas Waspada Investasi sepanjang Juli 2018 berdasarkan informasi yang disebarkan perusahaan dan pengaduan masyarakat.

Satgas telah memanggil dan mendorong entitas tersebut untuk mengurus perizinannya sesuai ketentuan perundang-undangan. "Sudah ada sekitar delapan sampai sembilan instansi yang mendatangi kami dan sepakat untuk menghentikan kegiatan usaha ilegalnya," jelas Togam.

Tongam juga mengimbau peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama untuk tidak menjadi peserta kegiatan entitas tersebut dan segera melaporkan apabila terdapat penawaran investasi yang tidak masuk akal. "Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risikonya," lanjut Tongam.

Secara berkesinambungan, Satgas melakukan tindakan preventif berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari kerugian investasi ilegal.

Tongam juga meminta peran serta masyarakat untuk melaporkan apabila terdapat penawaran investasi yang tidak masuk akal, dengan melaporkan melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id atau Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Avtur Membebani Garuda

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help