Bupati Sitaro Ingatkan Penerimaan CPNS Tunggu Informasi dari Menpan-RB, Di Luar Itu Hoaks

Untuk usulan CPNS dari Pemkab Sitaro sudah masuk. Untuk kepastian jumlah berapa banyak yang diterima masih menunggu informasi dari Kemenpan

Bupati Sitaro Ingatkan Penerimaan CPNS Tunggu Informasi dari Menpan-RB, Di Luar Itu Hoaks
Tribun manado / Jhonly Kaletuang
Bupati Sitaro Toni Supit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro Toni Supit mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi yang beredar tentang penerimaan CPNS.

"Untuk usulan CPNS dari Pemerintah Sitaro sudah masuk. Namun untuk kepastian jumlah berapa banyak yang diterima masih menunggu informasi dari Kemenpan," kata Bupati.

Lanjut orang nomor satu di negeri 47 pulau tersebut, belum ada waktu yang pasti, karena informasi dari BKDD belum ada.

"Ada banyak informasi, bulan ini, bulan depan, itu belum pasti. Jadi masyarakat jangan percaya dengan informasi yang hoaks," lanjut bupati.

Olehnya kepada masyarakat yang ingin berniat menjadi aparatur sipil negara, silakan mencari informasi di tempat yang benar.

"Silakan menanyakan langsung di tempat yang miliki informasi yang jelas. Jangan mudah percaya informasi-informasi yang tidak jelas," tambahnya.

Terpisah, Hernise salah warga yang berkerinduan ingin masuk CPNS mengaku memang sering mencari-cari informasi tentang penerimaan CPNS.

"Karena ada keinginan ingin menjadi abdi negara, jadi mengharapkan agar informasi yang beredar sudah formasi CPNS," ungkap Hernisa.

Meskipun belum menjadi seorang ASN, dirinya sudah mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

"Memang pernah saya menerima informasi bahwa sudah ada puluhan formasi untuk CPNS Sitaro, namun ternyata informasi tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya lagi.

Sadar akan potensi daerah serta potensi diri, pilihan kerja tidak hanya untuk menjadi PNS, pekerjaan di luar juga memiliki prospek, namun kata dia seperti sudah panggilan jiwa mengawali dengan pengabdian bukan PNS.

"Dahulu memang banyak masukan, jangan menjadi pencari lapangan pekerjaan, melainkan harus menjadi pencipta lapangan pekerjaan," ujarnya. (oly)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help