Balai Taman Nasional Bunaken Gelar Pelatihan Menyelam

Balai Taman Nasional Bunaken menggelar pelatihan menyelam kepada masyarakat anggota kelompok binaan di Dragonets Dive Center Malalayang Kota Manado.

Balai Taman Nasional Bunaken Gelar Pelatihan Menyelam
Ist
Balai Taman Nasional Bunaken menggelar pelatihan menyelam kepada masyarakat anggota kelompok binaan di Dragonets Dive Center Malalayang Kota Manado. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Taman Nasional Bunaken menggelar pelatihan menyelam kepada masyarakat anggota kelompok binaan di Dragonets Dive Center Malalayang Kota Manado.

"Pelatihan tersebut dilaksanakan kemarin, 31 Juli 2018. Diikuti oleh 12 orang yang tergabung dalam kelompok masyarakat. Pada pelatihan itu yang ditingkatkan kompetensinya dalam pelatihan selam open water," ujar Eko Wahyu Handoyo, Pengendali Ekosistem Hutan Balai Taman Nasional Bunaken, Rabu (1/8/2018).

Pesertanya antara lain lima orang dari Kelompok Cahaya Tatapaan Popareng Kabupaten Minahasa Selatan, lima orang dari Kelompok Cahaya Trans Poopoh Kabupaten Minahasa, satu orang dari Pulau Bunaken dan satu orang dari Pulau Mantehage.

Pelatihan menyelam kelompok masyarakat dibuka langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Dr Farianna Prabandari SHut MSi serta turut dihadiri oleh Aspotmar Lantamal VIII, Dinas Perikanan dan Kelautan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan, Camat Tatapaan, Sekretaris Kecamatan Tombariri, dan Hukum Tua Poopoh.

Dalam sambutan dan arahannya Kepala Balai Taman Nasional Bunaken menyampaikan Desa Popareng dan Desa Poopoh merupakan desa yang dikembangkan sebagai role model ekowisata, sehingga perlu dipersiapkan masyarakat yang tergabung dalam kelompok masyarakat untuk dapat ditingkatkan kompetensinya dalam menunjang aktivitas tersebut.

Aspotmar Lantamal VIII Kol. Laut Rumpoko, menambahkan bahwa potensi maritim Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat luas, kami sangat mengapresiasi kegiatan Balai Taman Nasional Bunaken meningkatkan dan melatih Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada diwilayah pesisir dan kepulauan, kedepan kami akan menginventarisir masyarakat yang dapat menyelam untuk membantu memberikan informasi dalam menunjang pertahanan negara.

Selanjutnya penyampaian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Romal Massie, ST menyambut baik langkah-langkah yang telah dilakukan, saat ini Desa Popareng beserta beberapa Desa Penyangga dibagian selatan Taman Nasional Bunaken telah ditetapkan oleh Bupati Minahasa Selatan menjadi Desa Wisata, tentunya kegiatan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dalam bentuk pelatihan menyelam memberikan keuntungan, sehingga dapat membawa dampak signifikan dalam pengembangan wisata desa kedepan.

Dari Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Tombariri Daniel Ratag mengharapkan agar masyarakat dapat mengikuti pelatihan dengan baik, kita berharap kedepan untuk dapat mengembangkan diri serta berkontribusi dalam pariwisata utamanya di Kecamatan Tombariri.

Kepala Subagian Tata Usaha Nikolas Loli, SP dalam sambutan saat pembukaan, menyelam merupakan kegiatan yang dilakukan untuk berbagai macam tujuan antara lain olahraga, rekreasi, penelitian, monitoring ekositem perairan, fotografi bawah air dan tujuan lainnya. Menyelam membutuhkan kemampuan dan kapasitas berupa pelatihan yang khusus yang intensif, terkontrol dan berkelanjutan. Dalam hal ini menyelam bukan hanya sekedar menggunakan alat-alat selam untuk kemudian turun ke dalam air, namun harus mengikuti aturan-aturan yang benar dan aman agar resiko dari kegiatan penyelaman dapat diminimalkan. Untuk dapat melakukan aktifitas penyeleman dengan baik dan benar, dibutuhkan pelatihan selam secara komprehensif dan berjenjang.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan kegiatan pemantauan dan kegiatan lain yang menunjang pengelolaan khususnya kegiatan di bawah air seperti pengembangan ekowisata.

"Tujuan kegiatan adalah memperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) dari kelompok binaan Balai Taman Nasional Bunaken yang memiliki keahlian dalam melakukan aktifitas penyelaman yang bersertifikasi organisasi penyelaman profesional," ujar Nikolas Loli.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved