Asyik Ngelem di Eks BRI Bintauna, 3 Pelajar SMP Diamankan Anggota TNI

Anggota TNI dari Koramil 1303-15/Bintauna, Serka Ismail Pobela menangkap tiga pelajar SMP saat kedapatan mabok dengan cara menghisap lem.

Asyik Ngelem di Eks BRI Bintauna, 3 Pelajar SMP Diamankan Anggota TNI
Ist
Anggota TNI dari Koramil 1303-15/Bintauna, Serka Ismail Pobela menangkap tiga pelajar SMP saat kedapatan mabok dengan cara menghisap lem yang mengandung zat adiktif, di Bekas BRI Bintauna Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolmut. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Anggota TNI dari Koramil 1303-15/Bintauna, Serka Ismail Pobela menangkap tiga pelajar SMP saat kedapatan mabok dengan cara menghisap lem yang mengandung zat adiktif, di bekas BRI Bintauna, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolmut.

Sesuai rilis yang diterima Tribun Manado, Rabu (1/8/2018), mereka pun langsung diamankan bersama pihak sekolahnya dan diberikan pembinaan serta selanjutnya diserahkan kepada orang tuanya masing-masing.

Ketiga pelajar itu merupakan siswa salah satu SMP yang berada di wilayah Kecamatan Bintauna.
Mereka adalah HA (kelas 7), FA (kelas 8), dan KM (kelas 7) di salah satu SMP Kecamatan Bintauna.

Ironisnya, saat menghisap zat berbahan kimia tersebut, para pelajar ini masih mengenakan baju seragam sekolahnya.

“Saya amankan mereka waktu sedang Patroli dan berhasil mengamankan barang bukti 2 kaleng lem Ehabon yang sudah diregel,” ujar Babinsa Desa Bintauna Koramil 1303-15/Bintauna, Serka Ismail Pobela saat dikonfirmasi melalui aplikasi Telegram.

Menurutnya, Selasa (31/7/2018) pagi itu, saat hendak melaksanakan apel pagi Di Koramil 1303-15/Bintauna, ia mendapatkan informasi dari salah seorang warga binaan bahwa ada sekelompok siswa yang sedang “ngelem” di lokasi bekas kantor BRI Bintauna.

Sebagai bentuk antisipasi sebelum terjadinya tindakan yang dapat merugikan semua pihak, patroli pun ia laksanakan sesuai dengan arahan Dandim 1303/Bolmong.

Alhasil, keterangan warga pun terkait perilaku kenakalan pelajar ini benar-benar terbukti.

“Warga banyak yang resah dengan perilaku oknum pelajar ini. Makanya, kami tindak lanjuti sesuai dengan arahan pimpinan,” kata Serka Ismail.

Serka Ismail memang menemukan mereka sementara asyik “ngelem”. Ia pun langsung memeriksa seluruh tas mereka dan mendapatkan barang bukti serta langsung memberikan arahan di depan guru dan security sekolah SMP.

"Kami langsung memanggil orang tuanya masing-masing. Sebelum mereka dipulangkan, kami berikan tindakan berupa push-up dan memberikan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” katanya.

Kepala Sekolah SMP  I Gusti Putra Laga Spd mengaku prihatin dengan perilaku pelajar tersebut. Di usianya saat ini, para pelajar seharusnya benar-benar memanfaatkan waktu untuk menimba ilmu supaya menjadi bekal pada masa yang akan datang.

“Selain itu, atas kepedulian aparat, kami sangat mengapresiasinya. Semoga saja, insiden ini tidak terulang kembali,” singkatnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help