Ekspedisi Sayap Bonawa MPA Lawalata IPB Teliti Maleo di TN Bogani Nani Wartabone

Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Lawalata Institut Pertanian Bogor (IPB) setiap tahunnya melakukan ekspedisi.

Ekspedisi Sayap Bonawa MPA Lawalata IPB Teliti Maleo di TN Bogani Nani Wartabone
ISTIMEWA
Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Lawalata Institut Pertanian Bogor (IPB). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Lawalata Institut Pertanian Bogor (IPB) setiap tahunnya melakukan ekspedisi.

Dalam rilis yang diterima Tribunmanado.co.id, Jumat (27/07/2018), 2018 ini giliran, Mhd Andre Rofiansyah H bersama 16 mahasiswa lainnya melakukan ekspedisi di Taman Nasional (TN) Bogani Nani Wartabone.

Ketua Tim Ekspedisi, Mhd Andre Rofiansyah H, mengatakan ekspedisi kali ini diberi nama Ekspedisi Sayap Bonawa.

“Kami telah mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado pada 23 Juli 2018 lalu. Ekspedisi ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan,” ujarnya, Kamis (26/07/2018).

Ia menyebutkan, MPA Lawalata merupakan organisasi pecinta alam Institut Pertanian Bogor yang didirikan pada 21 September 1974.

Lawalata adalah MPA yang berbasis scientific adventure dan bergerak pada bidang lingkungan hidup.

“Setiap tahun Lawalata mempunyai agenda tahunan bagi anggota muda untuk melakukan Studi Lapang Anggota (SLA). Pada tahun ini SLA anggota muda memilih melakukan di TN Bogani Nani Wartabone yang berlokasi di perbatasan Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujar Andre.

Apa tujuan Ekspedisi Sayap Bonawa? Dia mengatakan akan mengkaji karakteristik lokasi peneluran Maleo Senkawor dan mengetahui potensi pakan di habitatnya.

“Tidak lupa juga, tim ekspedisi akan melakukan kegiatan wawancara ke masyarakat Desa Tulabolo dan Desa Pinogu yang terdapat di Gorontalo untuk mengetahui peran masyarakat terhadap kegiatan konservasi maleo,” paparnya.

Kegiatan SLA ini diharapkan dapat memberi informasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai Maleo Senkawor yang berstatus endangered (terancam punah) menurut IUCN’s Red List dan juga mengenai konservasi maleo.

Selain Andre, 16 mahasiswa lainnya adalah Naily Fitrotun N (Koordinator SLA), Ahmad Juang S (Pendamping tim SLA), Maida Faza K (Sekretaris), Gabriel Ashari (Bendahara), Beibi Wydia H (Divisi Literatur), Dika Putri A (Divisi Literatur). Kemudian ada Ziadatunnisa Ilmi L (Divisi Humas), Siti Nurjannah (Divisi Dana Usaha), Siti Kholifah (Divisi Dana Usaha), Adinda Egreina P (Divisi Sponsorship), Denny Dwi C (Divisi Transportasi), Mohamad Rifandi A (Divisi Alat), Mohamad Nur Alief (Divisi Dokumentasi dan Publikasi), Lidia Faiza J (Divisi Dokumentasi dan Publikasi), Saffana Noor Rofiq (Divisi Proposal), dan Dela Meisuda M (Divisi Konsumsi).

Kegiatan ini didukung pihak kampus Institut Pertanian Bogor, Lawalata IPB, Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wildlife Conservation Society (WCS), dan EPASS.

Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help