Kisah Generasi Milenial Mapalus Memperbaiki Waruga, Live Facebook hingga Diskusi Sejarah

Ratusan orang terpanggil untuk menjadi sukarelawan pembuatan waruga tersebut. Kebanyakan kaum muda

Kisah Generasi Milenial Mapalus Memperbaiki Waruga, Live Facebook hingga Diskusi Sejarah
Tribun manado/Arthur Rompis
Waruga Kawangkoan, Minahasa Utara 

TRIBUN MANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Rabu (25/7) siang. Mustinya Steven Tumetel berada di tempat kerjanya. Namun di siang yang gerah dan berdebu itu, ia berada di kompleks Waruga Kawangkoan, Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Warga Manado ini bersama para generasi milenial lainnya tengah menjadi sukarelawan perbaikan Waruga.

Puluhan Waruga tersebut diduga rusak saat dipindahkan dari lokasi pembuatan Waduk kuwil.

Dari bentuknya yang sudah terpenggal -penggal itu, diduga waruga tersebut dihancurkan dengan eskavator.

Sejumlah pihak mengaku punya foto pengancuran waruga tersebut. Rusaknya waruga itu menyebar di medsos. Lantas jadi viral.

Ratusan orang terpanggil untuk menjadi sukarelawan pembuatan waruga tersebut. Kebanyakan kaum muda. Steven satu di antaranya.

"Saya terpanggil untuk memperbaiki waruga ini, ini suara dalam hati nurani saya," kata dia.

Steven datang ke lokasi tersebut bersama seorang temannya yang juga merasa terpanggil. Mereka membawa makanan dan minuman sendiri.

"Ternyata di sini banyak yang bawa makanan sendiri, jadinya makanan itu digabung, kami makan bersama, suasana begitu luar biasa," kata dia.

Ketika Tribun datang Rabu siang, Steven tengah membersihkan area sekitar Waruga yang rusak.

Hal itu dilakukan sebelum penyusunan kembali dinding Waruga. Tugasnya memasukkan tanah ke dalam karung.

Tanah dicangkul seorang yang sebaya dengannya. Berada di sebuah tanah lapang di samping pengerjaan proyek Waduk Kuwil, tanpa pepohonan di sekitarnya, terik matahari tanpa ampun menyengat para pemuda sukarelawan ini.

Peluh membasahi baju Steven, baju itu juga penuh tanah hingga menambah gerah. Tapi senyum tersungging di bibirnya.
Pertanda ketulusan hati yang tak lekang derita.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help