Siswa di Pesisir Delta Mahakam Pergi ke Sekolah dengan Bertaruh Nyawa Berdesakan di Perahu Kecil

Kehidupan yang terpencil dan terisolasi tidak menyurutkan semangat anak-anak Delta Mahakam, Kalimantan Timur

Siswa di Pesisir Delta Mahakam Pergi ke Sekolah dengan Bertaruh Nyawa Berdesakan di Perahu Kecil
Bayu Swara / Pertamina Hulu Mahakam
Berjuang sekolah di pedalaman Delta Mahakam, sekolah terpencil tanpa daratan  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kehidupan yang terpencil dan terisolasi tidak menyurutkan semangat anak-anak Delta Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk bersekolah.

Meski tinggal di pulau-pulau tanpa daratan, mereka tetap mengutamakan pendidikan dan enggan putus sekolah hanya karena alasan keterbatasan.

Senin, 23 Juli 2018 bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional, anak-anak Delta Mahakam menggelar upacara bendera di sekolah yang terletak di Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kukar.

Bangunan sekolah tersebut dihuni tiga sekolah, yakni SMP Negeri 4, yang merupakan sekolah satu atap (Satap) dengan SDN 014, Kecamatan Anggana dan SMA Filial Anggana.

Pukul 06.30 Wita, sekolah itu sudah ramai dipenuhi siswa. Mereka berbaris rapi menantikan giat upacara bendera.

Sekolah itu berdiri di atas sungai di pelosok Delta Mahakam berseberangan dengan laut lepas di Selat Makassar.

Hampir tidak memiliki daratan, bangunan sekolah itu hanya didirikan dengan kayu dan dilengkapi jembatan buatan sebagai jalan di lingkungan sekolah.

Nur Hayati dan Yulianti, dua siswi kelas 2 SMP ini hampir terlambat.

Keduanya berlari dari ujung dermaga sesaat setelah kapal klotok yang mengangkut mereka bersandar di Jetty buatan Pertamina Hulu Mahakam.

Masih dengan napas yang ngos-ngosan, Nur dan Yuli langsung mengambil barisan dan mengikuti upacara bendera hingga selesai.

Halaman
1234
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved