Rektor Unima Tegaskan Tidak Ada Kekerasan pada Ospek

Rektor Unima Prof Julyeta Runtuwene mengatakan, selalu mengimbau kepada senior maupun dosen untuk berhati-hati.

Rektor Unima Tegaskan Tidak Ada Kekerasan pada Ospek
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Julyeta Runtuwene 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Julyeta Runtuwene mengatakan, setiap kegiatan selalu mengimbau kepada senior maupun dosen agar tidak ada lagi kegiatan Ospek (PK2MB, red) berupa jalan jongkok atau yang tidak berperikemanusiaan.

"Saya berulang kali selalu ingatkan agar para mahasiswa baru ini diberi pengenalan kampus dan materi tentang lingkup kampus, jangan ada kekerasan," kata Runtuwene.

Sementara Dr Goinpeace Tumbel MAP MSi dosen Fakultas Ilmu Sosial Unima yang juga sebagai ketua media center Unima mengatakan, untuk Ospek akan berlangsung pada Senin 30 Juli pekan depan.

"Nanti ospek pada Senin depan, pengembangan fisik itu tidak ada. Kalau hanya untuk pemberian materi orientasi pengenalan kampus, profil kampus, pengenalan organisasi mahasiswa itu yang diberikan," kata Tumbel, Senin (24/07/2018).

Lanjutnya, saat ini mahasiswa baru melakukan pendaftaran kembali.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help