PDIP Persilahkan Pengurus Mundur Jika Ingin ke DPD RI

PDIP Sulut memberikan pilihan bagi pengurus partai yang maju ke pemilihan DPD RI.

PDIP Persilahkan Pengurus Mundur Jika Ingin ke DPD RI
Istimewa
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Lucky Senduk 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PDIP Sulut memberikan pilihan bagi pengurus partai yang maju ke pemilihan DPD RI. Bertahan sebagai pengurus atau mengundurkan diri.

Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Lucky Senduk mengungkapkan, sejauh ini ada dua kader PDIP yang maju ke DPD RI, Pricilya Rondo dan Wiesje Rompis.

"Kalau UU menyatakan sebagai calon dia akan mundur maka itu harus dipenuhi. Kan itu pemenuhan syarat," kata dia.

Memang sejauh ini Pricilya yang sudah berkomunikasi untuk mundur dari pengurus. Istri politisi PDIP Mindo Sianipar ini menjabat Wakil Ketua DPD PDIP.
"(Prisilya) sudah menghubungi dan akan memasukan surat pengunduran diri, beretika dia serius di DPD," kata dia.

Namun Ada pemahaman yang perlu diselaraskan, menurut Lucky keputusan MK soal pengunduran diri ini merujuk kepada pengurus partai atau keanggotaan partai

"Ini beda mesti di cek," kata dia.

Untuk kasus Pricilya, memang sebagai pengurus otomatis juga sebagai anggota. Mau tak mau harus mundur.

Tapi ada juga kasus Wiesje Rompis, dulu pernah menjadi pengurus, kali ini belum masuk struktur pengurus, tapi Wiesje adalah anggota kader PDIP

"Apa ibu Wiesje harus mu di juga, apa bunyi aturannya pengurus atau anggota partai?" kata dia.

Menurut Lucky hal ini yang harus diperjelas oleh KPU menjabarkan putusan MK lewat aturan PKPU

"Kita tunggu perubahan PKPU, untuk menerangkan apa putusan MK ini," jelas Caleg PDIP ke DPRD Sulut ini.(ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved