Peduli Lingkungan, Pemuda di Ratahan Timur Lakukan Gerakan Kampanye 'Malo Buang Sampah Sembarangan'

Gerakan kampanye lingkungan dengan slogan "Malo Buang Sampah Sembarangan" juga melibatkan jajaran Pemerintah Kecamatan Ratahan Timur.

Peduli Lingkungan, Pemuda di Ratahan Timur Lakukan Gerakan Kampanye 'Malo Buang Sampah Sembarangan'
Ist
Sejumlah pemuda yang bergabung di Organisasi Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI), kelompok pencinta alam Slankers Salam dan Putra Salak Community Kecamatan Ratahan Timur, Minahasa Tenggara (Mitra) melakukan gerakan kampanye lingkungan. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sejumlah pemuda yang bergabung di Organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), kelompok pencinta alam Slankers Salam dan Putra Salak Community, Kecamatan Ratahan Timur, Minahasa Tenggara (Mitra), melakukan satu gebrakan di sektor lingkungan.

"Jadi, pada pekan lalu kami sejumlah oraganisasi kepemudaan dan pencinta alam di Kecamatan Ratahan Timur melakukan gerakan kampanye lingkungan dengan slogan 'Malo Buang Sampah Sembarangan'," tutur ketua KNPI Kecamatan Ratahan Timur, Marvel Pandaleke Senin (23/7/2018).

Gerakan kampanye lingkungan dengan slogan "Malo Buang Sampah Sembarangan" juga melibatkan jajaran Pemerintah Kecamatan Ratahan Timur, para hukum tua dan perangkat desa, mahasiswa yang sedang praktek lapangan hingga warga, dilakukan pada pekan lalu dengan membagikan stiker ajakan bertuliskan "Malo Buang Sampah Sembarangan" di Desa Wioi Raya.

Dalam aksi itu kendaraan yang melintas menjadi sasaran penempelan stiker.

Ketua KNPI Kecamatan Ratahan Timur, Marvel Pandaleke mengungkapkan, kampanye ini bukan sekedar seremonial akan tetapi tindak lanjut dari sejumlah aksi nyata yang sudah dilakukan selama ini.

"Sampah menjadi salah satu persoalan pelik. Sebab pada kenyataannya, banyak masyarakat yang tidak lagi memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya," kata dia.

Untuk itulah dengan aksi peduli lingkungan "Malo Buang Sampah Sembarangan" mengkampanyekan dan melakukan tindakan membuang sampah pada tempatnya tidak disembarangan tempat.

"Aksi pengumpulan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, sudah kami lakukan setiap akhir bulan, hasilnya sampah yang terkumpul sebanyak dua mobil bak terbuka dari pengumpulan sampah di Kawasan Jalan Gunung Potong. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika ini dibiarkan," ujarnya.

Dengan langkah kecil seperti itu akan berdampak besar bagi orang banyak orang. Jika tidak bisa membersihkan, minimal jangan mengotori lingkungan yang ada.

"Tidak susah melakukannya, hanya saja butuh kesadaran untuk mau peduli," tandasnya.

Kepala Kecamatan Ratahan Timur, Yohana Untu saat dimintai tanggapannya terkait aksi peduli lingkungan dari organisasi kepemudaan merasa simpati. Terlebih ketika ada pemberian diri untuk melakukan aksi sosial yang dampaknya bagi masyarakat luas.

"Sebagai pemerintah kami harus memberikan apresiasi. Mereka terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan sebab dampaknya besar terhadap kelangsungan hidup," kata Untu.

Dia pun berharap kampanye ini bisa dilakukan secara berkelanjutan

"Kami juga akan terlibat dalam mensosialisasikan sebagai bentuk kampanye ke masyarakat," tegasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved