Dinkes Sulut Raih Penghargaan Kemenkes RI, Program Pengendalian Tuberkolosis Terbaik ke-2 Nasional

Program Pengendalian Penyakit Tuberkolosis (TBC) Sulut meraih predikat terbaik kedua nasional untuk kinerja program.

Dinkes Sulut Raih Penghargaan Kemenkes RI, Program Pengendalian Tuberkolosis Terbaik ke-2 Nasional
Istimewa
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Steaven Dandel MPH mewakili Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut, dr Debie Kalalo MSC PH menerima penghargaan terbaik kedua program pengendalian Tuberkolosis nasional dari Kemenkes RI 

Laporan wartawan Tribun Manado, Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Dinas Kesehatan Daerah Sulawesi Utara mendapatkan penghargaaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Program Pengendalian Penyakit Tuberkolosis (TBC) Sulut meraih predikat terbaik kedua nasional untuk kinerja program.

Penghargaan itu diberikan dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Nasional Tuberkolosis dan Rencana Kampanye Imunisasi MR tahun 2018 di Semarang, 18-22 Juli 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr Debie Kalalo MSc PH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Steaven Dandel MPH menjelaskan, kinerja program diukur lewat deteksi kasus TBC.

Setiap tahun diperkirakan kurang lebih 10.000 kasus TBC di provinsi ini. 8.000 di antaranya berhasil ditemukan dan diobati di pusat pelayanan kesehatan.

Penghargaan itu, merupakan hasil kerja keras jajaran pengelola program TB. “Mulai dari kader di desa, petugas kesehatan di Puskesmas, Dinas Kesehatan kabupaten kota hingga provinsi,” ujar Dandel dalam siaran pers ke Tribun Manado, Minggu (22/7) malam.

Katanya, selanjutnya perlu upaya lebih giat karena masih banyak ‘pekerjaan rumah’. Misalnya, masih banyaknya kasus TBC di fasilitas kesehatan dan praktek swasta serta klinik yang belum dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

Padahal, sudah ada Permenkes yang mewajibkan semua layanan kesehatan melaporkan bila sedang merawat pasien TBC.

“Belum lagi peningkatan kasus TB Resisten Obat. Jadi masih perlu banyak berkoordinasi dan kerja lebih  giat lagi,” katanya.(ndo/rls)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved