Ini Kritikan Dani Pedrosa Kepada Honda Jelang Pensiun Dari Moto Gp

Sejauh ini, Pedosa hanya memiliki 49 poin dengan tiga kali tidak mendapat poin alias tak sampai garis finis.

Ini Kritikan Dani Pedrosa Kepada Honda Jelang Pensiun Dari Moto Gp
Pebalap Repsol Honda Team, Dani Pedrosa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jelang pensiun dari ajang MotoGP akhir 2018 ini, Dani Pedrosa menyampaikan kritik terakhir pada motor Honda yang ditungganginya di musim terakhirnya ini.

Dani Pedrosa mengungkapkan jika performanya disebut menyulitkan dan tak sesuai keinginannya.

Sejauh ini, Pedosa hanya memiliki 49 poin dengan tiga kali tidak mendapat poin alias tak sampai garis finis.

Pada klasemen sementara dirinya berada di posisi ke 12.

"Mungkin karakteristik motor tahun ini sedikit berbeda dalam beberapa aspek, dan itu tidak memungkinkan saya untuk menungganginya seperti yang saya inginkan,” ujar Pedrosa dari Motorsport.com, Jumat (20/7/2018).

“Motor tahun ini memang cukup konstan, tetapi sulit untuk membuat satu putaran lebih cepat. Ini tidak memungkinkan saya melahap tikungan seperti yang saya inginkan, dan itu lebih sulit daripada tahun lalu,” kata Pedrosa.

Pebalap asal Spanyol tersebut juga mengungkapkan, kalau dirinya tidak bisa mengoptimalkan potensi motornya.

Walaupun tetap mengakui kalau formasi terbaiknya masih dirasakan pada tes awal musim, tapi akhir-akhir ini sulit beradaptasi.

"Sisa tahun itu saya tidak bisa beradaptasi dan menemukan pengaturan yang memberi saya kecepatan,” tutur Pedrosa.

Namun Pedrosa menyangkal disebut dirinya terganggu dengan berita-berita soal pensiunnya.

Dirinya mengaku masih fokus untuk memperbaiki performanya dan menjadi cepat.

“Saya mencoba untuk tetap konsisten sepanjang waktu bersama mekanik untuk mengawasi data, angka, dan berpikir apa yang harus diubah dengan motor, serta langkah apa yang harus dilakukan. Inilah yang ingin saya lakukan, menjadi cepat sampai akhir tahun. 2018 ini adalah perjuangan, “ kata Pedrosa. (Kompas.com)

Editor: Try Sutrisno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help