Kampung di Sleman Ini Batasi Penggunaan Smartphone dan Motor untuk Anak di Bawah Umur

Pengguna smartphone saat ini tidak hanya tertuju pada kalangan remaja, dewasa dan orangtua saja.

Kampung di Sleman Ini Batasi Penggunaan Smartphone dan Motor untuk Anak di Bawah Umur
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kampung Leles, RW.18, Ngringin, Condongcatur, Depok, Sleman yang memiliki Satgas PPA untuk membatasi penggunaan smartphone dan sepeda motor pada anak di bawah 18 tahun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di era sekarang ini, smartphone sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar manusia. 

Hadirnya smartphone, manusia dimudahkan mulai dari mengakses informasi hingga memudahkan manusia untuk berkomunikasi. 

Namun, seiring berjalannya waktu, pengguna smartphone saat ini tidak hanya tertuju pada kalangan remaja, dewasa dan orangtua saja.

Baca: Tahukah Kamu? Jangan Charge Smartphone Baterai Tanam Sampai 100%, Biar Awet

Melainkan telah merambah ke anak-anak, di mana sebagian orangtua memberikan akses kepada anak-anaknya mengoperasikan smartphone dengan harapan sang anak tidak keluar rumah.

Hal tersebut memang menjadi satu di antara pilihan orangtua di era serba modern saat ini, namun penggunaan smartphone yang berlebih, khususnya kepada anak-anak dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang sang anak itu sendiri.

Selain smartphone, dewasa ini kerap ditemui pula pengendara sepeda motor yang notabenenya masih anak-anak dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Karenanya, tidak sedikit anak-anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Prihatin dengan dua hal tersebut, RW 18 Kampung Leles, Ngringin, Condongcatur, Sleman membentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang mana Satgas tersebut mengawasi dan membatasi penggunaan smartphone kepada anak-anak tanpa melakukan pemaksaan.

Selain itu, Kampung tersebut juga tidak memperbolehkan remaja yang belum memiliki SIM mengendarai sepeda motor di wilayah Kampung tersebut.

Pemandangan berbeda tampak saat Tribunjogja.com  memasuki Kampung Leles, sebuah marka jalan bertuliskan 'Hati-hati Anda Memasuki Kawasan RW Ramah Anak Kampung Leles' disertai sebuah palang yang terbuat dari besi lengkap dengan sebuah rambu-rambu dilarang masuk melitang di jalanan Kampung tersebut.

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help