Sampah Tak Diangkut Seminggu, Bau Busuk Teror Pembeli Pasar Ulu

Keberadaan sampah di pasar Ulu Siau berapa hari terakhir mulai dikeluhkan penjual serta pembeli,

Sampah Tak Diangkut Seminggu, Bau Busuk Teror Pembeli Pasar Ulu
Tribun Manado/Johnly Kaletuang

TRIBUN MANADO.CO.ID - Keberadaan sampah di pasar Ulu Siau berapa hari terakhir mulai dikeluhkan penjual serta pembeli, pasalnya selain merusak pemandangan wajah Kota Ulu, sampah juga sudah mulai menimbulkan bau busuk.

Seperti yang disampaikan oleh Muhamad Wahyudi penjual di pasar Ulu, kurang lebih enam hari sampah tersebut sudah jadi 'pajangan' di pasar.

"Kurang lebih satu minggu petugas tidak mengangkut sampah," kata Wahyudi.

Lanjut dia sebagai penjual sangat tidak nyaman dengan sampah tersebut, karena juga mempengaruhi pembeli. "Sudah mulai timbul bau busuk, jadi pembeli enggan mendekati tempat kami berjualan," sambungnya.

Sementara itu, Uto salah satu penjual juga yang ada di dekat tumpukan sampah sangat tidak nyaman dengan keberdaan sampah-sampah tersebut.

"Jika sampai besok tidak diangkat sudah menganggu penglihatan pembeli. Padahal sebelumnya tidak pernah ada kejadian begini," terangnya.

Lanjut dia memang ada informasi saat ini kekurangan bahan bakar minyak untuk truk sampah, tapi kenapa baru sekarang.

"Jika tidak salah sejak Kamis pekan lalu sampah-sampah ini. Jangan jadikan alasan karena tidak ada minyak, dan kenapa baru sekarang," tambahnya.

Bahkan ketika tidak ada anggaran untuk biaya BBM, dia mengatakan pihaknya setiap bulan ada untuk bayar retribusi sampah.

"Tiap bulan bayar Rp15.000," ungkapnya lagi.

Nampak memang sampah pasar yang terdiri dari berbagai macam jenis, baik plastik, kayu, serta sisa jualan sayur, buah yang sudah rusak menjadi pemandangan menarik.

Bahkan juga, sebagian tumpukan sampah sudah hampir menutupi sebagian jalan yang ada di pasar. Dan tumpukan sampah tidak hanya satu tempat, melainkan ada berapa tempat.

Sementara rumor lain juga beredar di pasar Ulu Siau, semua efek politik, karena petugas sampah merupakan pendukung salah satu paslon yang kalah dalam pilkada serentak kemarin. (Tribun Manado/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Arthur_Rompis
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help