Komisi III DPRD Kritik Pembangunan Jalur Ambulans Malalayang

Ruas Bahu-Malalayang sudah sempit dan padat kendaraan, penambahan ruas baru di tengah jalan untuk jalur darurat akan menambah sempit ruas yang ada.

Komisi III DPRD Kritik Pembangunan Jalur Ambulans Malalayang
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Rapat antara Komisi III dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional di Gedung Cengkih, Jumat (13/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembangunan jalur darurat untuk rute ambulans menuai pro dan kontra.

Jalur yang dibangun sepanjang Bahub hingga malalyang menuju RSUP Kandouw ini merupakan satu di antara bahasan rapat antara Komisi III dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional di Gedung Cengkih, Jumat (13/7/2018)

Amir Liputo, Wakil Ketua Komisi III yang mengangkat persoalan itu ke rapat mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat.

Ruas Bahu-Malalayang sudah sempit dan padat kendaraan, penambahan ruas baru di tengah jalan untuk jalur darurat akan menambah sempit ruas yang ada.

"Kita sudah terima banyak keluhan masyarakat apalagi ada median yang sudah dibangun kemudian dibongkar lagi," kata dia.

Yongky Momen, Anggota Komisi III menilai solusi untuk kemacetan ruas Malalyang-Bahu akan segera teratasi dengan dibangunnya Ring Road III.

Jalur ring Road menghubungkan Kalasey-Winangun itu akan menjadi jalan utama, sehingga kendaraan dari luar kota atau sebaliknya akan ke luar Manado tak perlu lagi memasuki ruas Bahu-Malalayang, efeknya kepadatan lalu lintas akan berkurang

"Kita prediksi bisa berkurang 50 persen," kata Yongkie

Jika saja Pemkot bersabar tentu bisa teratasi masalah ini, ketimbang membuat jalur ambulans.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help