Cuaca Ekstrem Terpa Sangihe, Nelayan Enggan Melaut, Penjual Kesulitan Mencari Stok Ikan

Sebagian besar nelayan lokal di Pulau Siau enggan melaut, sehingga penjual pun harus keliling dan membeli ikan di pulau lain.

Cuaca Ekstrem Terpa Sangihe, Nelayan Enggan Melaut, Penjual Kesulitan Mencari Stok Ikan
Tribun manado / Jhonly Kaletuang
Penjual Ikan di Sangihe 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TAHUNA - Dampak cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menghantam perairan Sitaro, membuat penjual ikan kesulitan mendapatkan stok ikan dari nelayan.

Pasalnya, hampir sebagian besar nelayan lokal di Pulau Siau enggan melaut, sehingga penjual pun harus keliling dan membeli ikan di pulau lain.

Akibatnya, harga ikan yang mereka ambil cukup tinggi dibandingkan dengan harga yang mereka ambil pada nelayan lokal.

"Sebagai penjual tentunya sulit mendapatkan keuntungan jika sulit mendapatkan ikan dari nelayan," kata Ratna, penjual di pasar tradisional.

Baca: Gelombang Pasang Terjang Pesisir Sangihe, Talud dan Rumah Rusak, Air Menggenangi Jalan Raya

Bahkan kata dia, ketika mereka menaikan harga untuk mendapatkan keuntungan, tidak mungkin karena pembeli pasti sedikit.

"Jadinya memilih tidak menaikan harga ikan, jangan sampai tidak ada pembeli," tambahnya.

Terpisah, Miranti salah satu pembeli bersyukur harga ikan belum beranjak naik, karena biasanya cuaca buruk seperti ini harga ikan melambung.
"Hanya sebagian ikan tidak dijumpai dijual, ini mungkin karena dampak cuaca bagi nelayan," akhirnya. (oly)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved