Sejarah Gelombang Awal Kedatangan Para Misionaris MSC di Wilayah Keuskupan Manado

Cerita panjang mewarnai Yubileum 150 tahun Gereja Katolik Keuskupan bertumbuh dan berkembang kembali di wilayah keuskupan Manado.

Sejarah Gelombang Awal Kedatangan Para Misionaris MSC di Wilayah Keuskupan Manado
Ist
Pastor Sujoko (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Cerita panjang mewarnai Yubileum 150 tahun Gereja Katolik Keuskupan bertumbuh dan berkembang kembali di wilayah keuskupan Manado.

Pastor Diogo Magelhaes sudah datang membabtis pada tahun 1563 di wilayah keuskupan Manado. Lalu, jejak Katolik lenyap disapu bersih oleh kehadiran VOC di Maluku pada tahun 1602. VOC melarang misi Katolik dari 1602 sampai 1799 di wilayah Hindia Belanda (Indonesia).

Kekatolikan lalu kembali dengan kedatangan imam-imam praja Belanda karena perubahan situasi di Eropa. Serikat Jesus lalu menyanggupi melanjutkan tugas.

Mereka pula yang mengutus Van De Vries datang ke wilayah Keuskupan Manado atas undangan Daniel Mandagi 150 tahun lalu dan menjadi tonggak awal Gereja Katolik bertumbuh dan berkembangnya kembali di wilayah ini. Setelah periode Serikat Jesus, MSC mengambil alih pelayanan.

Pastor Albertus Sujoko, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP) mengatakan periode estafet berikutnya ialah dari tarekat Jesuit yang melayani seluruh nusantara kepada masuknya tarekat-tarekat lain yang melayani umat Katolik di luar Pulau Jawa. "Bulan April 1919 Mgr. E. Luypen SJ menarik nafas panjang kelegaan setelah daerah Vicariat Apostolik Batavia mendapatkan batas-batas yang wajar, bukan lagi mencakup daerah dari Sabang sampai Merauke."

"Dengan singkat Steenbrink meringkaskan perkembangan Gereja Katolik sejak tahun 1903. Tahun 1903 hanya ada satu vicariat apostolik Batavia untuk seluruh Indonesia, tahun 1920 menjadi enam vicariat, tahun 1930 menjadi 10 vicariat dan tahun 1940 menjadi 15 vicariat.

Perkembangan jumlah umat Katolik dari tahun 1903 sekitar 27 ribu jiwa pada tahun 1940 menjadi 480 ribu jiwa (hampir setengah juta)," katanya.

Gelombang kedatangan para anggota tarekat MSC menurut catatan P. M. Stigter MSC

1. Tanggal 2 September 1920, trio MSC pertama baru tiba di Manado. Tiga MSC pertama yang datang ke Manado adalah Mgr. Dr. G.J Vesters, MSC sebagai Prefek Apostolik, A. Broker MSC dan J. Klemman MSC dan mereka disambut oleh Pastor Anton Van Velsen SJ dan Pastor Serink SJ

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help