Dini Hari Vivi Antre di SMPN 1 Manado: Anak Wabup Bolsel Juga Ikut Tes

Sekolah unggulan selalu jadi rebutan. SMP Negeri 1 Manado, orangtua Orangtua siswa nekad subuh ke untuk mendaftarkan

Dini Hari Vivi Antre di SMPN 1 Manado: Anak Wabup Bolsel Juga Ikut Tes
tribun manado
Orangtua siswa memantau anaknya saat mendaftar di SMPN 1 Manado, Rabu (11/7/2018). 

Situasi berbeda di SMP Negeri Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Di sekolah itu terpantau sunyi pada Rabu kemarin. “Proses pendaftaran sudah selesai dilakukan pekan lalu, dan pada akhir pekan mereka (calon siswa) langsung mengikuti tes,” ujar Irham Ahmad, guru kelas.

Kata dia, sekolah memberikan batas kuota penerimaan siswa baru sebanyak 160 orang namun yang mendaftar masih di bawah angka itu. “Yang mendaftar sebanyak 150 orang dan mereka sudah lulus tes,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada penerimaan siswa baru pekan lalu pihaknya menerapkan sistem sonasi dan ada beberapa dari desa tetangga yang mendaftar. “Ada dari Salongo mereka datang dengan alasan masuk disini karena kemauan sendiri,” ujarnya.

Irham menjelaskan, proses pendaftaran gratis, tidak ada menitip anak pejabat untuk mendapatkan kelas yang bagus. “Ada anak wakil bupati yang mendaftar dan ikut tes seperti yang lain,” kata dia.

Suasana pendaftaran penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/07/2018).
Suasana pendaftaran penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/07/2018). (TRIBUN MANADO/INDRI PANIGORO)

Pekan Depan Pengenalan Sekolah

Pendaftaran siswa baru di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) telah selesai sejak 8 Juli.
SMP Negeri 1 Ulu Siau sudah menerima 175 siswa baru. Jumlah sudah dirasa cukup dengan kondisi 6 ruangan kelas.

Heni Kalangit, Ketua Panitia Pengenalan Siswa Baru yang ditemui tribunmanado.co.id di SMP N 1 Ulu menyampaikan, pekan depan sudah masuk pada pengenalan lingkungan sekolah.

“Mengawali kegiatan pengenalan sekolah, ada tes tulisan yang bakal diikuti oleh para siswa yang sudah mendaftar,” katanya, Rabu kemarin.

Lanjut dia, SMPN 1 Ulu Siau banyak dipilih oleh para siswa. “Sebenarnya kita ada syarat mendaftar melihat zonasisasi tempat tinggal siswa, namun karena ada orangtua dari kecamatan lain yang sudah miliki sekolah tetap mendaftarkan anaknya, pihak sekolah tidak dapat melarang,” kata dia.

Sebelum mendaftar, sekolah menanyakan alasan orangtua mendaftarkan anaknya. “Sekolah juga harus tahu alasan orangtua, meskipun di lokasi mereka tinggal ada sekolah, namun mereka memilih SMPN 1 Ulu Siau,” katanya. “Banyak beralasan karena berada di pusat kota Ulu, dan tidak masalah,” ujar Kalangit.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved