Beda Perlakuan Calon Legislator dan Senator, Soal Aturan Masukan e-LHKPN ke KPK

Bakal calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau senator sempat mengeluhkan syarat calon untuk pendaftaran.

Beda Perlakuan Calon Legislator dan Senator, Soal Aturan Masukan e-LHKPN ke KPK
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
KPU Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bakal calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau senator sempat mengeluhkan syarat calon untuk pendaftaran.

Hal itu terungkap saat sosialiasi PKPU 20 tahun 2018, Senin (9/7/2018) di hotel Peninsula.

Perwakilan dari Djafar Alkatiri, Salah seorang Bakal Calon Senator mengeluhkan soal beda Peraturan KPU yang diterapkan untuk Anggota DPD dan Anggota Legislatif

Untuk DPD harus memasukan e-LHKPN sebagai syarat untuk mendaftar tapi caleg memasukan e-LHKPN sebagai syarat untuk pelantikan.

Jika calon Anggota DPD sedari awal harus memasukan e-LHKPN saat pendaftaran, tapi calon anggota legislatif baru memasukan nanti setelah terpilih, itu e-LHKPN dimasukan untuk syarat agar bisa dilantik

Ia juga mengeluh sempat ada masah saat daftar e-LHKPN

"Memang agak sedikit masalah, proses daftar e-LHKPN ke KPK sampai harus mengirim 15 kali," kata dia.

Saat pendaftaran nanti KPK akan kirim balasan dalam bentuk password.

"Setelah 15 kali akhirnya kami sudah terima password-nya dan sudah mengisi e-LHKPN," ujar dia.

"Kami berbagi pengalaman bagi operator lain. Sistem sibuk mesti ulang ulang," ujarnya lagi

Yessy Momongan, Ketua Divisi Teknis KPU mengatakan, ada beda regulasi tapi tidak boleh jadi hambatan untuk memenuhi persyaratan

"Soal regulasi nanti akan diperbaiki tapi ini tidak boleh jadi alasan untuk memenuhi persyaratan," kata dia.

Ia berharap bakal calon dapat memenuhi persyaratan dengan elegan. (Tribun Manado/Ryo Noor)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help