Torang Kanal

Mantap Hijrah Pakai Cadar Setelah Patah Hati

Setiap orang memiliki pilihan. Dan setiap pilihan itu tentunya memiliki alasannya. Hal itu juga terjadi pada gadis cantik bernama Sofia Ma'ruf.

Mantap Hijrah Pakai Cadar Setelah Patah Hati
TRIBUNMANADO/INDRY PANIGORO
Sofia Ma'ruf 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setiap orang memiliki pilihan. Dan setiap pilihan itu tentunya memiliki alasannya.

Hal itu juga terjadi pada gadis cantik bernama Sofia Ma'ruf.

Wanita kelahiran Manado, 04 Februari 1997 memantapkan pilihannya untuk bercadar setelah setelah mengalami patah hati putus cinta dari sang kekasih.

Ya, wanita yang kini berusia 21 tahun itu, saat ini sudah mantap memakai cadar bersama dengan pakaian muslimah nya.

Tribun Manado yang mendapat kesempatan berkunjung ke rumah Mahasiswi Stikes Muhamadiyah Manado itu menceritakan alasannya memilih berhijrah memakai pakaian syariat.

"Sudah ada tiga bulanan saya pakai cadar. Saya pakai cadar setelah putus cinta. Saat itu juga saya berfikir saya harus lebih baik dari sebelumnya. Makanya saya lebih bertawakal dan mendekatkan diri kepada Allah," cerita warga Singkil Satu, Lingkungan 2, Kecamatan Singkil, di kediamannya, Sabtu (07/07/2018) malam.

Selain itu, menurut wanita yang aktif diberbagai kegiatan sosial kemahasiswaan itu, hijab beserta cadar adalah pakaian wanita muslimah modern yang bisa melindungi diri.

"Siapa bilang cadar itu menghambat. Malahan dengan cadar segala aktivitas kita jauh lebih nyaman, soalnya kan tidak perlu memusingkan soal persepsi orang tentang kemolekan tubuh kita," ucap Alun sapaan akrabnya Sofia itu.

Lebih lanjut kata anak kedua dari pasangan Idris Ma'ruf dan Nurjannah Budiman itu, selain kewajiban, cadar bagi seorang wanita juga merupakan suatu kebutuhan.

"Alasan lain pakai cadar karena lebih ingin menjaga diri, dan menjaga pandangan orang terhadap saya. Dan diera yang modern dengan banyak tren anak kekinian yang tak sedikit sudah melenceng saya pikir ini juga adalah kebutuhan yang sangat saya butuhkan," ujar Mahasiswi Semester 8 ini.

Meski dirinya sudah mantap berhijab dan bercadar, dirinya tidak memaksakan Teman-temannya untuk mengikuti apa yang dia kenakan sekarang. Karena menurutnya setiap orang ada rasa nyamannya sendiri-sendiri.

"Walaupun saya sudah bercadar bukan berarti saya menutup diri dan tidak ingin bergaul. Saya juga tidak ingin menjadi orang yang sok alim yang kemudian ketika melihat orang yang beda seperti saya kemudian saya jauhi," terangnya.

"Kalau mereka nanya saya nyaman pakai cadar? Kan cadar itu panas, tapi menurut saya, ini adalah pakaian yang paling nyaman, dan saya pikir orang lain juga akan merasa nyaman dengan pakaian yang mereka kenakan. Karena kalau mereka nggak nyaman pasti tidak mereka gunakan," ujarnya.

"Ada yang nyaman pakai celana pendek dan baju terbuka, ada yang nyaman pakai jilbab. Tapi pada dasarnya, wanita itu ingin terlihat cantik dengan pakaian yang dia rasa nyaman dan amam untuk dia. Toh, orang yang pakai pakaian yang terbuka belum tentu orang yang buruk, begitu pun sebaliknya," pungkas pemilik akun Instagram @fia_sofiaam. (Tribun Mnaado/Indri Panigoro)

Tags
hijrah
Penulis: Indry Panigoro
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help