Perang Dagang Makin Melebar, Trump Juga akan Blokir Operator Seluler asal Tiongkok

Kali, Pemerintahan AS akan melakukan melumpuhkan salah satu operator telekomunikasi terbesar di dunia, yaitu China Mobile.

Perang Dagang Makin Melebar, Trump Juga akan Blokir Operator Seluler asal Tiongkok
AFP/SAUL LOEB
Presiden AS Donald Trump menunjukkan dokumen yang memuat tanda tangannya dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un usai perundingan di Singapura, Selasa (12/6/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Rezim Donald Trump (Presiden Amerika Serikat) terus melancarkan perang dagang terhadap perusahaan dan produk yang berasal dari Tiongkok.

Kali, Pemerintahan AS akan melakukan melumpuhkan salah satu operator telekomunikasi terbesar di dunia, yaitu China Mobile.

Sebelumnya, pemerintahan AS telah memblokir izin dan peredaran produk ZTE dan Huawei di Tiongkok.

Perusahaan operator seluler China yanf sudah merambah dunia, termasuk ke Amerika Serikat.
Perusahaan operator seluler China yanf sudah merambah dunia, termasuk ke Amerika Serikat. (South China Morning Post)

 

Pemerintahan Trump mengatakan China Mobile merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS dan AS AS tidak membutuhkan China Mobile untuk menyediakan layanan telekomunikasi di negaranya.

Pada 2011, Mobile China pernah mengajukan permintaan untuk mendapatkan lisensi dari Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (Federal Communications Commission/FCC).  Namun, Departemen Perdagangan AS langsung menola permintaan Mobile China.

"Setelah ada perjanjian dengan China Mobile, tidak ada jalan keluar untuk mengatasi kekhawatiran tentang meningkatnya risiko terhadap penegakan hukum di AS dan kepentingan keamanan nasional," kata David J. Redl (Asisten Sekretaris Komunikasi dan Informasi Departemen Perdagangan AS) seperti dikutip BBC.

Hubungan AS dengan Tiongkok memang sedang memanas terkait pemberlakuan tarif dagang antara keduanya.

Pada April lalu, AS telah memblokir bisnis ZTE di negaranya karena melanggar peraturan dengan menjual barang ke Iran dan Korea Utara.(*)

Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help