Unio Keuskupan Manado Beri Misa Requiem untuk Almarhum Pastor Frans Mangundap

Pastor Benny dalam renungannya mengatakan, dalam keadaannya itu ia (Pastor Frans) berdandan mulia dengan kasula imam.

Unio Keuskupan Manado Beri Misa Requiem untuk Almarhum Pastor Frans Mangundap
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Misa requiem untuk almarhum Pastor Agus Mangundap (Frans), Pastor Paroki Watutumou, Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (05/07/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pastor-pastor Unio (organisasi pastor-pastor diosesan) memimpin misa requiem untuk almarhum Pastor Agus Mangundap (Frans), Pastor Paroki Santa Ursula Watutumou, Kamis (05/07/2018) kemarin di gereja Paroki Santa Ursula di mana jenazah disemayamkan.

Misa dipimpin ketua Unio Keuskupan Manado Pastor Dami Pongoh dan turut dihadiri Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Pastor Benny dalam renungannya mengatakan jenazah pastor Frans kaku dan pucat pasi.

Tapi dalam keadaannya itu ia berdandan mulia dengan kasula imam.

"Itu harta yang beliau bawa. Tidak mahal tapi mulia dan menjadi imam yang setia hingga akhir hayatnya," katanya.

Pastor Benny mengatakan Pastor Frans lahir 16 September 1950 dan sudah 37 tahun imamat.

Begitu banyak hal yang sudah ia lakukan dan kepada siapapun ia berkarya ia mau menunjukkan kebaikan dan kasih Allah .

"Tak terhitung anak yang ia baptis, ribuan anak komuni pertama, ratusan pasangan yang diteguhkan pernikahannya dan begitu banyak orang yang ia hantar dengan sakramen pengurapan orang sakit. Tapi ia hanya membawa kasula putih, harta tak ternilai karena dengan itu ia bergelut dengan kasih Allah," katanya.

Ia mengatakan kelemahan Pastor Frans seperti emas di rawa-rawa.

Bukan hanya dicitrakan dengan kata-kata indah.

"Ia memiliki hati seorang gembala. Ia berjuang sampai habis agar kawanan dombanya hidup," katanya.

Ia mengatakan dalam akhir hidupnya Pastor Frans lebih banyak menyendiri.

Pastor Frans tidak mau menyusahkan umat.

"Yesus mengatakan barang siapa melayani aku harus memikul salib. Selamat jalan pastor Frans, doakan kami selalu," ujarnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved