KPU Sulut Diminta Jangan Segan Coret Eks Napi korupsi dari Pencalonan

Peraturan KPU soal larangan eks koruptor jadi calon legislatif masih jadi perdebatan antara pemerintah dan DPR dengan KPU.

KPU Sulut Diminta Jangan Segan Coret Eks Napi korupsi dari Pencalonan
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Ferry Liando 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peraturan KPU soal larangan eks koruptor jadi calon legislatif masih jadi perdebatan antara pemerintah dan DPR dengan KPU.

Ketimbang larut dalam perdebatan, Ferry Liando, Pengamat Politik Sulawesi Utara (Sulut), KPU siap siap saja konsisten menjalani keputusan yang sudah ditetapkan sendiri.

Ferry menyorot KPU harus jeli untuk mengeliminasi caleg eks koruptor.

"Kerja sama dengan MA untuk mengecek status hukum semua bakal calon. Jika dalam direktori MA bahwa yang bersangkutan pernah terpidana korupsi maka KPU akan menganulir pencalonannya," kata Ferry kepada tribunmanado.co.id, Jumat (06/07/2018).

Ferry menekankan KPU jangan sampai kecolongan.

"Perlu kerja sama dengan MA untuk memverifikasi masing-masing bakal calon dan KPU jangan segan men-TMS-kan (tidak memenuhi syarat) bakal calon yang oleh keterangan MA bekas napi," ujarnya.

Masih banyak kata Ferry, orang-orang layak dan jujur untuk dapat kesempatan terpilih dalam pemilu 2018.

Komisioner KPU Sulut, Yessy Momongan mengatakan, ini memang aturan baru pileg sebelumnya.

Masih proses dilarang mencalonkan. Jika terbukti, maka kita akan koordinasi dengan KPU pusat.

Salah satu bentuk deteksi terhadap eks napi korupsi setiap calon wajib memasukan riwayat hidup.

Jika memang ada yang memalsukan informasi masih ada ruang berikutnya untuk mendeteksi aturan ini tidak dilanggar

"Ada tanggapan masyarakat, KPU akan beri ruang untuk itu," ungkap dia. (Tribun Manado/Ryo Noor)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help