KPK Kumpulkan Pihak Swasta di Sulawesi Utara, Ketua Kadin Sulut Singgung Penangkapan Gubernur Aceh

Merujuk data KPK, hingga Desember 2017, pihak swasta tercatat sebagai pelaku tindak pidana korupsi terbanyak, yaitu sejumlah 184 orang.

KPK Kumpulkan Pihak Swasta di Sulawesi Utara, Ketua Kadin Sulut Singgung Penangkapan Gubernur Aceh
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sulut, Hangky Arther Gerungan (HAG) ikut dilibatkan dalam Komite Advokasi bentukan KPK 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah di Provinsi Sulut.

Komite ini dibentuk sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha untuk mengakselerasi pencegahan korupsi khususnya di sektor bisnis.

Ketua Kamar dagang industri (Kadin) Sulut Hangky Arther Gerungan (HAG) menyampaikan, pihak swasta menyambut baik langkah ini.

Ia menilai, KPK sejak awal begitu semangat, sampai-sampai banyak menagkap kepala daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

HAG pun sempat menyinggung kasus operasi tangkap tangan terbaru yang melibatkan Gubernur Aceh

"Saya saksikan teman saya gubernur Aceh ditangkap. Saya juga punya kantor di Aceh. Bayangkan gubernur saja ditangkap, apalagi pengusaha."

Demikian HAG ketika beraudiensi dengan Tri Gamareva, Koordinator Korsupgah KPK di Ruang F J Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (5/7/2018)

Tapi bersama KPK, HAG mengatakan, pengusaha tak perlu khawatir. Pemberantasan korupsi tak hanya tanggungjawab KPK, tapi semua pemangku kepentingan

"Kami sudah diundang KPK. Pengusaha sudah curhat. Mereka curhat beda-beda. Cuma saya ada usul, yang lalu biarlah berlalu.

"Kalau ada kekurangan kita tinggalkan kecuali sudah berproses penyelidikan dan penyidikan. Kita sepakat bersama jangan dikorek lagi," ungkap dia.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved