Terungkap! Ini Pria Pembawa Tas yang Berisi Bom yang Meledak di Pemukiman Padat Penduduk

Dari keterangan saksi Hariono, yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian menerangkan, ledakan terjadi di dalam rumah.

Terungkap! Ini Pria Pembawa Tas yang Berisi Bom yang Meledak di Pemukiman Padat Penduduk
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Ledakan bom dari rumah milik Saprani di Jl Pepaya RT 01/01 Pogar, Bangil, Pasuruan terjadi sebanyak tiga kali.

Rumah milik Saparni itu dikontrak oleh satu keluarga.

Keluarga yang mengontrak rumah Saparni, yakni Abdullah alias Awardi (50) asal Karang Tanjung RT 06/RW07 Serang, Banten dan DR (40) asal Perum Arbain, Desa Gempeng, Bangil, Pasuruan.

 

Baca: Kisah Kapolsek yang Dikejar Pria Pembawa Bom, Dilempar Tas yang Kemudian Meledak

Baca: Lagi, Diduga Bom Meledak di Pasuruan, Warga Sempat Kepung Pria Misterius, Ini Fakta-faktanya

Baca: Dikenal Sindikat Kaya dan Menakutkan, Yakuza Hidup Melarat dan Mencuri Buah

Baca: Tak Mengandung Susu, BPOM Juga Sebut Susu Kental Manis tak Baik untuk Pelengkap Gizi Anak

Suara ledakan terdengar keras di pemukimam padat penduduk di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/6/2018) siang.
Suara ledakan terdengar keras di pemukimam padat penduduk di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (5/6/2018) siang. (surya/galih lintartika)

Dari dua penghuni rumah itu, Abdilah melarikan diri setelah ledakan bom.

Sedangkan Dina saat ini diamankan Polres Pasuruan.

Barung menjelaskan, kejadian ledakan ini terjadi pada pukul 11.30 WIB.

Dari keterangan saksi Hariono, yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian menerangkan, ledakan terjadi di dalam rumah.

Saat ledakan pertama, Hariono mendatangi rumah tersebut dan langsung mengecek ke dalam rumah.

Saat berada di rumah tersebut, dia mencium bau mesiu dan akhirnya keluar.

Ketuka keluar, Hariono kembali mendengar ledakan kedua dsn para warga menjauh dari sumber ledakan.

"Setelah ledakan kedua, ada seorang pria keluar dari dalam rumah sambil membawa tas ransel. Polisi mengejar dan kembali terdengar ledakan yang ketiga," cetus Barung.

Setelah ledakan ketiga, seorang pria (diduga Abdullah) keluar rumah sambil naik motor dan bawa tas ransel ke arah timur.

Dari kejadian ini, ada seorang bocah berusia sekitar 6 tahun yang mengalami luka-luka.

"Kami masih melajukan penyelidikan kejadian ini," terang Barung. 

Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved