Unjuk Rasa Anarkis di KPU Talaud, Ini Kronologi Versi Polisi

Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Kabupaten Talaud melakukan unjuk rasa di Kantor KPU pada Selasa (3/7/2018) pukul 12.00 Wita.

Unjuk Rasa Anarkis di KPU Talaud, Ini Kronologi Versi Polisi
Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Kabupaten Talaud melakukan unjuk rasa di Kantor KPU pada Selasa (3/7/2018) pukul 12.00 Wita. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Kabupaten Talaud melakukan unjuk rasa di Kantor KPU pada Selasa (3/7/2018) pukul 12.00 Wita.

Pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 200 orang awalnya berkumpul di Lapangan Sangkudiman Melonguane. Mereka kemudian bergerak ke Kantor Panwaslu, pada pukul 13.00 Wita 

"Mereka dikawal oleh personel polres," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo kepada Tribun Manado pada Rabu (4/7/2018).

Korlap unjuk rasa tersebut Welkinton Tito Tatoda menyampaikan orasi yang pada intinya menuntut agar beberapa TPS bermasalah agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan mengusut adanya penggelembungan suara di beberapa TPS.

Baca: 9 Pendemo Diamankan Polisi saat Unjuk Rasa Anarkis di KPU Talaud

Pengunjuk rasa mengeluarkan ultimatum bahwa pada Jumat tanggal 6 Juli 2018 sudah ada keputusan atas tuntutan para pengunjuk rasa.

Pada pukul 14.00 Wita para pengunjuk rasa bergerak lagi menuju ke Kantor KPUD. Dan masih dikawal oleh personel Polres Kepulauan Talaud. Di sana mereka juga menyampaikan aspirasi. Welkinton Tito Tatoda sebagai korlap mewakili pengunjuk rasa. Isi dari orasi yang disampaikan di Kantor KPUD antara lain ;

a. Menuntut agar beberapa TPS yang bermasalah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU)
b. Mengusut adanya penggelembungan suara di beberapa TPS berlanjut.

Setelah itu pengunjuk rasa memaksa untuk masuk ke halaman KPUD.

Baca: TNI-Polri Sita 47 Sajam dari Pendemo di Depan KPU Talaud

Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Polres Talaud melakukan negosiasi agar pengunjuk rasa menunjuk lima orang sebagai perwakilan untuk bertemu dengan Ketua KPUD dan komisioner guna menyampaikan aspirasi.

Namun para pengunjuk rasa tidak mau menunjuk lima orang, mereka terus menuntut kepada Ketua KPUD dan Komisioner untuk keluar menghadapi massa.

Halaman
123
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved