Renungan Minggu

Kerendahan Hati dan Ketaatan Membawa Kemenangan

Suatu persoalan bisa muncul karena adanya masalah komunikasi, di antaranya terjadi perbubahan karakter komunikasi.

Kerendahan Hati dan Ketaatan Membawa Kemenangan
TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG
Pdt Hesky Manus MTh 

Pengalaman pahit tidak membuat mereka makin sadar akan rencana agung Allah membawa ke tanah Perjanjian, malah makin mengeraskan hati.

Hari demi hari berlalu, namun mereka tidak belajar dari kesalahan.

Musa yang selalu tampil sebagai negosiator, kini mulai tampak kehabisan akal.

Sekali lagi ia meminta pengampunan atas sungut-sungut bangsanya.

Inilah yang diangkat dalam Bilangan 14:39-45. Tuhan Allah mengiyakan dengan mengajukan syarat bahwa Ia akan tetap mengantar bangsa itu ke tanah Kanaan, namun hanya akan membawa anak-anak generasi baru serta Yosua dan Kaleb.

Mengapa mereka berdua, karena mereka memiliki cara pandang berbeda tentang tanah Kanaan.

Ketika muncul keraguan dan ketakutan memasuki Kanaan, mereka yakin sepenuh-penuhnya bahwa Tuhan akan menyerahkan Kanaan, asalkan umat setia kepada Tuhan.

Ketika kebanyakan orang jatuh dalam sungut-sungut, keduanya yakin dan berpasrah pada janji penyertaan Tuhan.

Dalam titik yang paling lemah, iman percaya Yosua dan Kaleb sungguh teruji.

Tuhan pun memuji mereka, dan merendahkan sekalian bangsa serta menyatakan pehukumanNYA.

Halaman
1234
Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved