Gugatan Pengemudi Ojek Online Ditolak MK

Sebelumnya uji materi ini diajukan 50 orang pengemudi ojek online yang memberikan kuasa kepada Komite Aksi Transportasi Online (KATO)

Gugatan Pengemudi Ojek Online Ditolak MK
Internet
Ilustrasi Ojek Online 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait penggunaan angkutan umum. Ketentuan tersebut hanya mengatur kendaraan umum roda empat, sedangkan untuk transportasi online atau daring belum diatur lebih lanjut.

"MK Menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman di ruang sidang MK, Jakarta, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (28/6).

Sebelumnya uji materi ini diajukan 50 orang pengemudi ojek online yang memberikan kuasa kepada Komite Aksi Transportasi Online (KATO). Para pemohon meminta agar transportasi online diakui sebagai transportasi umum.

Hakim dalam pertimbangannya menyatakan ojek online tetap dapat berjalan meski tidak diatur dalam UU LLAJ. Menurut hakim, polemik ojek online ini bukan permasalahan konstitusional.

"Menimbang uraian tersebut, maka permohonan para pemohon tidak beralasan menurut hukum," ucapnya. (*)

Tags
GoJek
Editor: Charles_Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved