Ini Penyebab Harga Tomat di Kotamobagu Anjlok

Harga tomat di Pasar 23 Maret Kotamobagu, turun drastis dari Rp 15 ribu menjadi Rp 5.000 per kilogram.

Ini Penyebab Harga Tomat di Kotamobagu Anjlok
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Penjual cabai di Pasar Kotamobagu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Harga tomat di Pasar 23 Maret Kotamobagu, turun drastis dari Rp 15 ribu menjadi Rp 5.000 per kilogram.

Menurut Sinta Lasaru, harga tomat ini turun sejak dua minggu lalu, hal ini disebabkan adanya musim panen dan cuaca, sehingga jumlahnya melimpah di pasar.

"Harga Rp 5.000-7.000 per kilogram," ujar Sinta Lasaru seorang pedagang, Rabu (27/6).
Kata dia, harga tomat yang dijual bervatiatif oleh pedagang tergantung kualitasnya.

Pembeli, Kasandra Sasela (25), mengatakan, harga tomat turun, namun rica merangkak naik. Harga rica dari Rp50.000 naik Rp65.000 per kilogram.

"Kami harus membeli, untuk menyimpan, takutnya dua minggu depan harga rica enak," ujar Kasandra.
Kepala Seksi Pengawasan Tertib Niaga dan Distribusi, Mahmud Soleman mengatakan, memang dari tiga pasar di Kotamobagu, Poyowa, Serasi dan 23 Maret, harga tomat anglok.

Penyebab kondisi harga ini anglok, banyak harganya tomat yang masuk dan beredar di pasar.
"Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap harga Barito," ujar Mahmud Soleman. (Ven)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help