News Analysis

Dosen FISIP Unsrat: Peran Saksi Jadi Kunci

Dalam setiap pelaksanaan pilkada, saling klaim kemenangan selalu terjadi antar pasangan calon bersama pendukungnya.

Dosen FISIP Unsrat: Peran Saksi Jadi Kunci
istimewa
Jefry Paat, dosen Unsrat 

News Analysis oleh Dosen FISIP Unsrat, Jefry Paat

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam setiap pelaksanaan pilkada, saling klaim kemenangan selalu terjadi antar pasangan calon bersama pendukungnya.

Hal itu wajar sebagai bentuk euforia atas perjuangan yang mereka lakukan sejak tahapan pilkada dimulai. Saling klaim kemenangan ada,

karena adanya data-data yang dimiliki masing-masing calon baik melalui quick count maupun data yang bersumber dari Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kendati saling klaim kemenangan selalu hadir, namun tak boleh ada pasangan calon yang menyematkan predikat bahwa dirinya telah terpilih secara resmi.

Sebab, data yang dimilikinya hanya sebagai pembanding saja dengan data yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi selaku penyelenggara.

Data yang paling jelas, resmi dan sah sebagai rujukan pasangan calon terpilih pada pilkada adalah yang diumumkan fan ditetapkan oleh KPU.

Jadi, pasangan calon dan pendukungnya harus mampu menahan diri, untuk mencegah terjadinya gesekan akibat kekeliruan penghitungan secara sepihak oleh tim pemenangannya.

Data hasil pemungutan suara akan dihitung aecara manual dan sangat detail oleh penyelenggara dari TPS, kelurahan, kecamatan hingga KPU.

Jadi, untuk mencegah terjadinya kecurangan atau manipualsi suara, peran dari panwaslu dan terutama saksi dari pasangan calon untuk mengawal penghitungam agar suara yang disalurkan masyarakat benar-benar terjaga kebenarannya.

Halaman
12
Penulis: Warsteff_Abisada
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved