September 2018, Suzuki Berencana Mulai Ekspor Ertiga Terbaru

Suzuki berencana merambah pasar eksport untuk generasi terbaru All New Ertiga pada September 2018 mendatang.

September 2018, Suzuki Berencana Mulai Ekspor Ertiga Terbaru
TRIBUNMANADO/CHINTYA RANTUNG
Suzuki New All Ertiga hadir di Kota Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Suzuki berencana merambah pasar eksport untuk generasi terbaru All New Ertiga pada September 2018 mendatang.

Kepala Brand Development and Marketing Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat Harold Donnel mengatakan hal itu akan terwujud jika sesuai rencana.

"Tidak perlu lama-lama kami akan ekspor, kurang lebih di September sehingga akan memacu perekonomian Indonesia secara tidak langsung," ungkap Harold melalui pesan singkat, Senin (25/6).

Namun, ia belum menyebutkan tujuan ekspor Ertiga. Disamping itu, Harold juga belum dapat memastikan akan turut mengekspor model lama atau hanya model terbaru.

Suzuki Indonesia mencatat Ertiga menjadi salah satu unit kunci untuk ekspor mobil utuh (completely knock down/ CKD) dan komponen.

Sementara itu, Harold memastikan saat ini pihaknya telah mengantongi 6.772 unit Ertiga sejak peluncuran pada April 2018. Ertiga tipe GX jadi yang paling banyak menerima pesanan.

Harold menyebut angka tersebut sudah sesuai dengan target yang diinginkan pengguna untuk tampilan baru.

Lihat juga: Berikut Hasil Pengujian Uji Irit 1 Liter MPV
"Ternyata dari 300 responden yang kami hubungi itu mengatakan bahwa konsumen menilai dari tampilan luar, desain interior dan kenyamanan," ungkapnya.

Suzuki Ertiga model terbaru mengandalkan mesin K15B berkapasitas 1,462cc empat silinder 16 katup. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga 77kW (103 tenaga kuda ) pada RPM 6.000 dan torsi 138 nm pada RPM 4.400.

Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan.

Dalam uji internal, Ertiga manual dapat melaju hingga kecepatan maksimal 180 km per jam, dan 175km/ jam untuk tipe otomatis. Mobil ini dijual mulai dari Rp193 juta sampai Rp 238,5 juta.

Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help