Tajuk Tamu

Mengembalikan Sekolah ke Hakekatnya Semula, 'Sebagai Realitas Edukatif'

Seiring berjalannya waktu, pemahaman tentang sekolah pun turut mengalami perkembangan.

Mengembalikan Sekolah ke Hakekatnya Semula, 'Sebagai Realitas Edukatif'
ISTIMEWA
Ronaldo Gerardo Tamon 

Tajuk Tamu oleh: 
Ronaldo Gerardo Tamon, Mahasiswa STFSP

SETIAP orang pasti punya pemahaman yang sama ketika mendengar kata “sekolah”.

Banyak orang tertuju kepada sebuah bangunan, yang di dalamnya terdapat seorang pengajar (guru), ada aturan-aturan/tata tertib, serta tentunya terdapat para pelajar dengan seragamnya yang khas.

Sebagian pula membayangkan sekolah sebagai suatu tempat di mana orang bisa memperoleh status pendidikan dan berbagai macam ilmu-pengetahuan.

Pada dasarnya konsep seperti itulah yang dimiliki oleh setiap orang.

Seiring berjalannya waktu, pemahaman tentang sekolah pun turut mengalami perkembangan.

Orang mulai memahami sekolah secara lain.

Kini, sekolah bukan hanya dilihat sebagai tempat untuk menimba ilmu.

Sekolah dilihat sebagai sarana di mana orang bisa memperoleh  popularitas, penilaian subjektif, formalitas ijazah, serta berbagai macam bentuk sangkahan lainnya.

Dalam hal ini patut dikatakan bahwa perspektif yang salah terhadap sekolah ialah datang dari orang-orang masa kini.

Halaman
123
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved