Kisah 5 Bulan Paling Mengerikan dalam Sejarah Bangsa Jerman: Melarikan Diri dari Tentara Rusia

Inilah perbedaan paling menyolok antara medan perang Barat dengah medan perang Timur. Ini bukan penilaian, apalagi propaganda.

Kisah 5 Bulan Paling Mengerikan dalam Sejarah Bangsa Jerman: Melarikan Diri dari Tentara Rusia
Ilustrasi tentara Jerman 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Inilah perbedaan paling menyolok antara medan perang Barat dengah medan perang Timur.

Apa yang tidak pernah dilakukan oleh tentara dibawah Eisenhower, Montgomery dan Patton di front Barat, telah terjadi dimana-mana setelah penduduk sipil Jerman jatuh dibawah kekuasaan tentara Stalin : perkosaan, pembunuhan, tapi terutama perkosaan wanita-wanita Jermanlah yang membuat lima bulan terakhir dari Perang Dunia II menjadi lima bulan paling mengerikan dalam seluruh sejarah bangsa Jerman.

Ini bukan penilaian, apalagi propaganda.

lnipun bukan usaha mencari pihak yang bersalah. Kedua pihak berbuat hal yang kejam, Rusia maupun Jerman.

Kalau toh mau m enilai, dan menghukum, hukumlah Perang.

Juni 1944

Ketika pada awal bulan ini jenderal Eisenhower mendarat di Eropah Barat; di Normandie, tentara Hitler disebelah Timur masih di wilayah Sovyet Rusia. — Akan tetapi dalam waktu beberapa minggu saja front Timur ini akan runtuh.

Dimana-mana tentara Hitler hitung puluhan divisi berhadapan dengan ratusan divisi tentara Stalin, yang lebih kuat pula persenjataannya. Apalagi, Hitler tidak mengijinkan jenderal-jenderalnya untuk mengelakkan, menghindarkan pemotongan dan pengepungan.

Pendeknya untuk mengadakan manuver. Tentara Jerman tidak boleh mundur setapakpun. Sekalipun mundur sesaat untuk kemudian menyerang lagi.

Karena “strategi” inilah maka terjadi malapetaka Stalingrad dalam tahun 1943, ketika ratusan ribu serdadu Jerman terkepung dan ditawan Rusia.

Halaman
1234
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved