Gani, OTT Salah Satu Paslon Laksanakan Money Politik

Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan berhasil menangkap satu buah mobil xenia yang berisi sembaku saat laksanakan operasi tangkap tangan (OTT)

Gani, OTT Salah Satu Paslon Laksanakan Money Politik
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Satgas Anti Money Politik bentukan Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) berhasil laksanakan operasi tangkap tangan (OTT) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

KOTAMOBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satgas Anti Money Politik bentukan Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) berhasil laksanakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu pasangan calon peserta Pilkada 2018.

Satgas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan diduga penyebar barang tersebut di dua desa yakni Moyag dan Pontodon Kecamatan Kotamobagu Timur.

Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan mengatakan, barang bukti yang diamankan yakni berupa Sembilan karung beras berisi Lima kilogram, Delapan belas lusin minuman sof drink, Sembilan buah kain sarung serta satu buah mobil Xenia yang digunakan untuk penyaluran.

"Barang bukti serta dua orang diduga penyebar barang DP (60) dan MM (55) warga Moyag, telah diserahkan ke Panwas Kotamobagu," ujar Gani Siahaan, Kamis (14/6/2018).

Kata dia, aksi OTT di Desa Moyag, tim Satgas mengamankan delapan belas lusin soft drink jenis coca cola, Sembilan buah kain sarung dan 10 buah amplop berisi uang pecahan seratus ribu rupiah.

Barang ini akan dibagikan di Desa Pontodon Kamis 14 Juni 2018 sekitar pukul 10:20 Wita. Di mana oknum kepala desa dan salah satu warga diamankan bersama barang bukti.

“Penangkapan itu hasil kerjasama dengan masyarakat,” ujar Gani.

Ketua Panwaslu Kota Kotamobagu Musli Mokoginta mengatakan, sudah meneriman barang bukti hasil tangkapan Satgas OTT Polres Bolmong.

Dia mengaku sudah 12 orang yang diperiksa. Termasuk oknum kepala desa Pontodon.

Nnamun kendati demikian, Musli belum memastikan indikasi dugaan moey politik. Sebab perlu pemeriksaan labih jauh termasuk melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

“Hngga kini sudah 12 orang yang kita periksa. Termasuk oknum Kades serta Satu Lurah,” kata Musli.

Dia menjelaskan, hanya butuh lima hari untuk melakukan proses penyelidikan terkait laporan dan temuan dari Satgas.

Tambah Musli, tidak akan membiarkan proses money politik terjadi di PIlkada Kota Kotamobagu sebab itu mencederai proses demokrasi yang sedang berlangsung.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help