Warga Letakkan Karung di Lokasi Kecelakaan yang Menewaskan Bocah Fallen

Fallen Tampemawas (11) salah satu bocah yang tinggal di Kecamatan Wanea dilindas satu mobil truk yang melaju dari arah jalan Sam Ratulangi.

Warga Letakkan Karung di Lokasi Kecelakaan yang Menewaskan Bocah Fallen
NET
Ilustrasi kecelakaan lalulintas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) maut yang terjadi di jalan Stadion Klabat, Rabu (13/6/2018) dinihari membuat warga menandai tempat kejadian perkara (TKP) dengan sebuah karung.

"Supaya nanti orang tahu kalau disini ada kecelakaan," ujar Alfred salah satu warga.

Alasan lainnya warga menaruh karung tersebut adalah untuk menutup darah dari korban.

"Kan so tengah malam, jadi tidak bagus kalau ada darah di jalan," pungkasnya.

Kecelekaan
Kecelekaan ()

Sebelumnya, Kecelakaan maut terjadi di jalan Stadiun Klabat, Kecamatan Wanea, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 00.04 Wita.

Fallen Tampemawas (11) salah satu bocah yang tinggal di Kecamatan Wanea dilindas satu mobil truk yang melaju dari arah jalan Sam Ratulangi.

Menurut Agung, salah satu pedagang disekitaran lokasi kejadian awalnya ia melihat empat bocah yang menggunakan sepeda lewat didepan warungnya.

"Kalo tidak salah ada empat orang yang lewat, setelah itu saya diberitahu bahwa ada anak yang terlindas mobil," kata dia.

Usai mendengar kabar tersebut ia pun bergegas ke lokasi.

"Sewaktu saya sampai sudah ditutup pakai karung putih," ujarnya.

Polisi saat ini masih melakukan oleh TKP untuk mengetahui kejadian sebenarnya. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help