HUT ke-187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM, Ini Seruan Gubernur Sulut

"Johann Riedel dan Johann Schwarz pada tanggal 12 Juni 1831 tiba di daerah ini dan memberitakan injil."

HUT ke-187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM, Ini Seruan Gubernur Sulut
ISTIMEWA/Humas Pemprov Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang MSi menyerukan Pembaharuan Jemaat ke arah yang lebih baik.

Seruan ini disampaikan Gubernur pada Ibadah Agung memperingati HUT Ke 187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM di Lapangan Jalan Soekarno Kolongan Kec. Kalawat Minahasa Utara Selasa (12/6/2018).

Lebih lanjut Gubernur mengharapkan kepada segenap jemaat dan pelayan khusus menjadi teladan dalam menyatakan kebaikan Tuhan kepada ciptaan-Nya yang meliputi sesama manusia dan lingkungan di alam semesta sehingga kebaikan Tuhan terus terpancar sebagai bentuk kesaksian kita bagi orang lain demi terciptanya perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam sambutan yang dibacakan, Gubernur mengingatkan kembali kepada jemaat yang hadir akan dua tokoh keagamaan yang turut membawa ajaran injil di Minahasa.

"Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz pada tanggal 12 Juni 1831 tiba di daerah ini dan memberitakan injil dengan penuh ketekunan kepada semua orang," sahutnya.

Mereka bukan saja bertindak sebagai seorang Pendeta namun juga berfungsi ganda dengan mendidik para penduduk alifuruh (buta huruf) menjadi bisa membaca dan menulis juga mengobati berbagai penyakit masyarakat primitif.

Sementara itu Pdt DR Hein Arina, dalam khotbahnya mengatakan GMIM saat ini memiliki kekuatan yang besar. Dengan Jumlah Pelsus hampir 30 ribu, 11 ribu kolom dan sekitar 2500 pendeta. ini merupakan suatu kekuatan yang besar.

Bandingkan dengan Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz serta pelopor GMIM lainnya dengan segala keterbatasan pada waktu itu mampu membawa perubahan di Tanah Minahasa.

"Jangan kita terpaku pada aspek kuantitas tapi lihatlah dari aspek kualitas. Jangan gunakan power ini untuk abusmnet. Tapi gunakan untuk perubahan besar terutama dalam kehidupan sosial di masyatakat," ujar Arina. Sebagaimana perubahan yang dibawa oleh Reidel dan Swarz dalam merubah tanah minahasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom, M,Th, para pemuka agama dan tokoh masyarakat. (*)

Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help