Yasti Berdialog dengan Masyarakat Bakan, Cari Solusi Tambang Emas

Pemkab Bolmong bersama Forkompinda Bolmong menggelar rapat koordinasi, di Balai Desa Bakan, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong, Selasa (12/6/2018).

Yasti Berdialog dengan Masyarakat Bakan, Cari Solusi Tambang Emas
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bersama Forkompinda Bolmong di Balai Desa Bakan, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Selasa (12/6/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bersama Forkompinda Bolmong menggelar rapat koordinasi, di Balai Desa Bakan, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Selasa (12/6/2018).

Rapat koordinasi dalam rangka menyikapi permasalahan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Bakan.

Bupati Bolmong Yasti Soepardjo Mokoagow memimpin langsung rakor tersebut.

Bupati Yasti Soepardjo Mokoagow berdialog bersama masyarakat serta Forkompinda guna mencari solusi terkait lokasi tambang rakyat di Bakan.

"Saya sudah bertemu Menteri ESDM, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Perusahaan JRBM, serta instansi terkait dalam menyelesaikan masalah di Bakan demi kesejahteraan masyarakat Bolmong serta penambang agar safety," ujar Bupati Yasti.

Saat ini Pemkab Bolmong tidak punya kewenangan apapun untuk menerbitkan izin pertambangan. Jadi harus melalui pemerintah Provinsi berdasarkan pengusulan.

Ia menambahkan, Bolmong ialah wilayah pertambangan, tapi ironisnya kita tidak punya pertambangan rakyat.

Bupati menjelaskan, saat ini ada 2 masalah yang dihadapi untuk menyelesaikan masalah tambang emas di Bakan.

Pertama berdasarkan aturan Undang-Undang pertambangan.

"Tapi puji syukur sebab berdasarkan penyampaian masyarakat bahwa sejak 30 tahun lalu telah melakukan aktivitas tambang di wilayah tersebut sehingga jadi acuan saat mengajukan izin tambang rakyat ke pemerintah," ungkap orang nomor satu di Bolmong ini.

Halaman
123
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved