Jembatan Pintadia Ambruk Bahayakan Pengguna Jalan

Kondisi jembatan di Desa Pintadia sangat memprihatinkan karena sebagian badan jembatan ambruk dan membahayakan pengguna jalan

Jembatan Pintadia Ambruk Bahayakan Pengguna Jalan
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Jembatan badan jembatan di Pintadia mengalami penurunan 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi jembatan di Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memprihatinkan.

Sebagian badan jembatan ambruk dan membahayakan pengguna jalan.

Sementara disitu terdapat sebuah batang bambu yang menandakan agar pengendara mengindari jalur tersebut karena terdapat lubang yang cukup dalam.

"Ini harus segera diperbaiki, jangan sampai runtuh dan menjerumuskan kendaraan kedalam muara sungai," ucap Hasdi, pengendara mobil bak terbuka saat melintas jembatan, Selasa (12/6).

Senada diucapkan oleh Anifa, pengendara bermotor yang melintasi jembatan tersebut bahwa jembatan perlu perawatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

"Jangan nanti bergerak kalau sudah ada korban jiwa, pemerintah provinsi jangan tutup mata tolong perhatikan jembatan ini," ujarnya kemudian berlalu.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tedy Manika, mengatakan, badan jembatan mengalami penurunan dan perlu penanganan Pemprov Sulut.

"Memang saya sudah melihat makanya saya berharap agar PU Provinsi bisa meninjau langsung," ujarnya.

Senada diucapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Arman Dali, bahwa, jika dikategorikan sesuai pemeriksaan di lapangan jembatan berkategori rusak berat perlu diperbaharui.

"Perlu direhap total, karena sebelumnya setengah badan jembatan pernah ambruk karena dilintasi truk berkapasitas muatan berat," ujarnya.

Diimbau olehnya agar Pemprov Sulut bisa turun lapangan memperhatikan persoalan tersebut, karena kewenangannya ada di Pemprov.

"Sekali lagi ini sudah membahayakan butuh penanganan cepat," tandasnya. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help